Ramadan 2019

Jadwal Tausiah Ustaz Abdul Somad di TV, dan Ustaz Adi Hidayat, Sebulan Penuh Selama Ramadan

Ustadz Abdul Somad akan mengisi program Indahnya Ramadhan bersama UAS di TV One. Acara ini akan tayang setiap hari

Jadwal Tausiah Ustaz Abdul Somad di TV, dan Ustaz Adi Hidayat, Sebulan Penuh Selama Ramadan
kolase instagram/vid
UAH | UAS 

Shadaqah maupun berbagi rezeki di bulan Ramadhanmerupakan salah satu amalan yang sangat ditekankan bagi seorang muslim.

Bahkan Nabi termasuk dari orang yang paling dermawan saat bulan Ramadhan. Berdasarkan hadis dari Ibn Abbas RA yang berbunyi:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ، حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ، فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ (صحيح البخاري

"Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan, dan lebih dermawan lagi saat ramadhan, ketika dijumpai Jibril (as), yang mengunjungi beliau setiap malam dibulan ramadhan, dan mengajarkan beliau saw Alqur’an, maka sungguh Rasulullah SAW lebih dermawan dalam berbuat baik daripada angin yang berhembus.” [HR. Bukhari]

3. Membaca Al-Qur'an

Salah satu amalan yang dianjurkan untuk ditingkatkan pada bulan Ramadhan adalah memperbanyak membaca Al-Qur'an.

Selain segala amalan kebajikan dilipatgandakan di bulan Ramadhan, membaca satu huruf dalam al-Qur’an akan diberikan sepuluh kebaikan, bahkan bagi yang terbata-bata diberikan dua pahala.

Hal itu berdasarkan dua hadis berikut:

الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ

“Orang yang membaca Al-Qur’an dengan mahir adalah bersama para malaikat yang mulia lagi taat, sedangkan orang yang membaca Al-Quran dengan tergagap dan susah membacanya baginya dua pahala.” [Hadits Muttafaq ‘Alaih]

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ آلم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

“Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf; tetapi alif satu huruf; lam satu huruf dan mim satu huruf.” [HR. At-Tirmidzi]

4. I’tikaf Akhir Ramadhan

I’tikaf merupakan ibadah yang didalamnya terkumpul bermacam-macam ketaatan, baik berupa Salat, doa, dzikir, tadarrus, dan yang lainnya.

Ibadah i’tikaf dianjurkan untuk dibiasakan setiap harinya di bulan Ramadhan, Namun waktu paling utama untuk mengerjakannya yaitu 10 hari terkahir di bulan Ramadhan agar mendapati keagungan malam lailatul qadar.

5. Memperbanyak Dzikir, Doa dan Istighfar

Pada bulan Ramadhan, waktu dalam sehari baik siang maupun malam merupakan waktu-waktu utama dan mulia sepanjang bulan Ramadhan.

Karena hal itulah, perbanyaklah doa, dzikir dan istighfar memohon ampunan.

Khususnya pada waktu mustajab berdoa seperti 3 keadaaan berikut:

- Saat berbuka, karena seorang yang berpuasa saat ia berbuka memiliki doa yang tak ditolak.

- Sepertiga malam terkahir saat Allah turun ke langit dunia dan berfirman, “Adakah orang yang meminta, pasti aku beri. Adakah orang beristighfar, pasti Aku ampuni dia.”

- Beristighfar di waktu sahur, seperti yang Allah firmankan, “Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).” (QS. Al-Dzaariyat: 18)

6. Berdiam Diri di Masjid hingga Matahari Terbit

Salah satu kebiasaan nabi dalam kehidupan sehari-hari yaitu duduk di masjid hingga matahari terbit.

Berdasarkan hadis: Rasulullah SAW, apabila sholat Subuh beliau duduk di tempat Salatnya hinga matahari terbit (HR. Muslim).

Juga hadis dari Anas RA yang berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِي جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ

“Siapa Salat Shubuh dengan berjama’ah, lalu duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lalu Salat dua raka’at, maka baginya seperti pahala haji dan umrah sempurna, sempurna, sempurna.” [HR. Tirmidzi]

7. Salat Tarawih

Para ulama sepakat bahwa Qiyamu Ramadalan (Salat Tarwih) itu disyariatkan.

Cara Unik Chef Wanita di Uni Emirat Arab Mencicipi Makanan Saat Sedang Berpuasa

7 Kebiasaan Unik Muslim di Turki di Bulan Ramadan, Ada yang Berbaris di Jalan dan Makan Bersama

Dili Hujan Tembakan, Kisah Letkol Soegito & Kopassus Pukul Mundur Tropaz/Fretilin, Kuasai Pelabuhan

Viral! Parodi Lagu Fire BTS Dibikin Ala Anak-anak Pesantren DTS, Sudah Ditonton Lebih 1 Juta Kali

Yang Menarik dari Film Horor IT: Chapter 2, Rilis September 2019, Sinopsis dan Trailer Lebih Seram

Kivlan Zen Dulu Dikenal Negosiator Ulung, Kini Tersandung Dugaan Makar, Kronologi Dicegat di Bandara

UPDATE SABTU: Real Count KPU Data Masuk Sudah Lebih 76 Persen, Berikut Rincian per 35 Wilayah

Mencekam, Tahanan Bikin Rusuh di Rutan Siak Jelang Sahur, Polisi Tertembak dan Dilarikan ke RS


Nabi Muhammad SAW menganjurkan agar menghidupkan malam Ramadhan dengan memperbanyak sholat tersebut di sepanjang malam Ramadhan.

Dasarnya adalah hadits Nabi Muhammad SAW:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُرَغِّبُ فِى قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ فِيهِ بِعَزِيمَةٍ فَيَقُولُ « مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Beliau bersabda: "Barangsiapa mengerjakan (Salat) qiyami Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu." (HR. Muslim No.1816).

*

TONTON VIDEO: Ngabuburit Puasa Pertama, Jalan-jalan Kepasar Bedug Gang Siku Pasar Jambi

IKUTI INSTAGRAM KAMI: TER-UPDATE TENTANG JAMBI

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Jadwal Ceramah Ramadhan Ustaz Abdul Somad di TVOne, dan Ceramah Ustaz Adi Hidayat di Trans TV

Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved