SEUSAI Dicekoki Minuman Keras, 3 Oknum Polisi Perkosa Polwan Cantik Sampai Pingsan

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang polisi wanita 23 tahun diduga diperkosa tiga oknum polisi Rusia. Korban

Editor: ridwan
Ilustrasi 

SISWI DIPERKOSA BERAMAI-RAMAI HINGGA HAMIL:

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Begitulah yang dirasakan seorang siswi 16 tahun dari India.

Baca: VIDEO: Jadwal Hari ke-5 Ramadan 2019 / 1440 H Imsak dan Buka Puasa Jambi, Jumat 10 Mei 2019

Menurut orangtuanya, setelah diperkosa oleh empat temannya hingga hamil, ia ditolak pihak sekolah karena dianggap "merusak suasana".

Remaja itu dikabarkan telah hamil setelah diperkosa di asrama sekolah di kota Dehradun, India, pada 14 Agustus lalu.

Namun, dugaan perkosaan hanya terungkap sekitar sebulan kemudian.

Rupanya staf sekolah menghabiskan beberapa minggu menyembunyikan insiden itu dari polisi dan orangtuanya.

Baca: Data Bawaslu dan KPU Bungo Berbeda, Kata Bawaslu Capai 85 Persen

Pihak sekolah juga dituduh berusaha menggugurkan kandungan dengan minuman obat.

Ketika orangtua gadis itu berusaha mencari sekolahnya yang lain, satu sekolah dilaporkan menolaknya mentah-mentah.

Mereka mengatakan bahwa si siswi akan 'merusak suasana di sekolah', lapor Gulf News India.

Polisi sekarang sedang menyelidiki klaim orangtua dan empat siswa yang dituduh serta lima anggota staf di sekolah asrama perempuan itu.

Baca: Data Bawaslu dan KPU Bungo Berbeda, Kata Bawaslu Capai 85 Persen

Inspektur Senior Polisi Nivedita Kukreti berkata, "Kami sedang mencari kebenaran."

"Kami akan mengirim tim ke sekolah yang bersangkutan untuk mengambil versinya pada hari Senin."

"Sementara itu, kami juga mendalami tindakan hukum yang harus diambil dalam kasus seperti ini."

Ketua Komisi Negara Uttarakhand untuk Perlindungan Hak Anak (USCPCR), Usha Negi mengatakan, "Setelah gadis itu memberi tahu administrasi sekolah tentang kejadian itu, dia diberi berbagai jenis minuman untuk mengakhiri kehamilan."

Baca: Lihat Istri Kabur Dengan Wanita Lain, Suami Kalap Lalu Langsung Bacok, Benarkah Istri Lesbian?

"Kami telah mengetahui bahwa minuman obat diberikan kepadanya oleh administrator, bukanya melaporkan masalah ini ke polisi."

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved