Data Bawaslu dan KPU Bungo Berbeda, Kata Bawaslu Capai 85 Persen
Bawaslu Provinsi Jambi mempertanyakan perbedaan data yang mereka miliki dengan data KPU Bungo sat rapat pleno
TRIBUNJAMBI.COM – Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi dan penetapan hasil Pemilu 2019 yang digelar KPU Provinsi Jambi, Rabu (8/5) tak berjalan mulus.
rapat pleno berlangsung alot ketika penghitungan untuk KPU Bungo.
Pasalnya Bawaslu Provinsi Jambi mempertanyakan perbedaan data yang mereka miliki dengan data KPU Bungo.
Perbedaan itu utamanya terkait perolehan suara untuk DPD dan DPR RI. Bahkan, ketidakcocokan itu disebut mencapai 85 persen.
"Kalau kami sampaikan bahwa ada perbedaan lebih kurang 80-85 persen," ungkap Fachrul Rozi, dari Bawaslu Provinsi Jambi, saat pleno di Hotel BW Luxury Jambi, Kota Jambi, kemarin.
Kata dia, perbedaan terdapat pada data DA1 (hasil pleno kecamatan) yang dipegang pihak Bawaslu dengan data DB1 (hasil pleno tingkat kabupaten/kota) yang dibacakan pihak KPU Bungo.
Untuk perolehan suara DPD misalnya. Ada caleg yang perbedaan suaranya mencapai 400 antara versi Bawaslu dan KPU.
Ada pula perbedaan suaranya kecil namun terjadi menyebar.
Edison, saksi dari Partai Demokrat meminta agar pihak Bawaslu dan KPU Bungo sama-sama membuka data.
Baca: Ada Wacana Penambangan Minyak Ilegal di Jambi Bakal Dilegalkan
Baca: Diduga Miliki Oknum Polisi, Dewan Desak Polres Batanghari Usut Tuntas Pengolahan Minyak Ilegal
Baca: MELIHAT Kemampuan Spesial Prajurit Yontaifib, Pasukan Marinir Penemu Black Box Lion Air JT 610
Terlebih ada pengakuan dari Bawaslu bahwa data yang mereka pegang tersebut merupakan dari dari pihak KPU di tingkat PPK.
"Kalau memang sumber datanya sama. Buka dan sanding data saja," pintanya.
Ketua KPU Bungo Bisri mengatakan pihaknya akan mengikuti apa yang diputuskan oleh KPU Provinsi Jambi selaku pimpinan sidang.
"Kita ikut, apakah kita adu DA1 kita dengan DA1 Bawaslu, sehingga ketemu di mana titiknya. Kami mau seperti itu saja biar clear, tidak ada lagi kecurigaan-kecurigaan menganggap bahwa KPU Bungo ada tendensi negatif, saya pengin clear juga di forum ini," tegasnya.
Misri tak mau komentar lebih jauh perihal munculnya ketidaksamaan data itu.
"Saksi juga pegang DA1, makanya hari ini jujur kami kaget ketika persoalan ini ada, makanya kami juga ingin ini clear," sambungnya.