Khazanah Islami

Hukum Suami Cuci Pakaian Sendiri Menurut Nabi Muhammad SAW, Para Istri Mesti Tahu!

Kendati beliau adalah Nabi, pemimpin negara, qiyadah dakwah dan panglima perang, beliau menyempatkan diri untuk membantu istri

Hukum Suami Cuci Pakaian Sendiri Menurut Nabi Muhammad SAW, Para Istri Mesti Tahu!
123RF
Suami mencuci baju sendiri 

Dimensi pertama ada pada proses.

Dimensi kedua terletak pada hasilnya.

Baca: Puasa di Indonesia Hanya 13 Jam, di Islandia dan Finlandia Lama Puasa Mencapai 23 Jam, Kok Bisa ya?

Baca: Sederet Nama Artis Mualaf yang Merasakan Puasa Pertama Kali, Ada WNA Tamvan dari Korea

Baca: Aurel Hermansyah Ketahuan Jual Kue Naik Becak! Anak Anang Hermansyah Jalani Puasa Pertama di Jember

Sebagai sebuah proses, “cucilah bajumu” berarti berbagi dengan istri dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan domestik, khususnya bagi keluarga yang tidak memiliki khadimat.

Mencuci baju tidak dibebankan kepada istri saja, melainkan suami juga melakukannya.

Baik mencuci dengan tangan maupun dengan mesin cuci.

Konsep berbagi peran inilah yang diteladankan oleh Rasulullah.

Kendati beliau adalah Nabi, pemimpin negara, qiyadah dakwah dan panglima perang, beliau menyempatkan diri untuk membantu istri-istrinya menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga.

Ditinjau dari dimensi hasil, “cucilah bajumu” membuat suami tampil dengan pakaian rapi di depan istrinya.

Tidak kusut. Tidak menyebalkan.

Mungkin sebagian suami tidak merasa perlu tampil rapi di hadapan suaminya, terlebih ketika malam tiba.

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved