Pernah Disindir Najwa Shihab, Johan Budi Eks Jubir KPK Lolos DPR? Ratusan Juta Uang Tabungan Habis
Melalui Pemilu 2019, Johan Budi mengincar kursi DPR RI. Setelah Jubir KPK, Johan Budi jadi Juru Bicara Presiden Jokowi.
Pernah Disindir Najwa Shihab, Johan Budi Eks Jubir KPK Lolos DPR? Ratusan Juta Uang Tabungan Habis
TRIBUNJAMBI.COM - Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi, banting setir jadi politisi.
Melalui Pemilu 2019, Johan Budi mengincar kursi DPR RI.
Setelah Jubir KPK, Johan Budi jadi Juru Bicara Presiden Jokowi.
Baca: Update Perolehan Suara Pilpres, Prabowo-Sandi Menang di Jambi, Jokowi-Amin Unggul Tingkat Nasional
Baca: Wajar Jika Nikita Mirzani Sakit Hati, Setiap Bulan Dipo Latief Minta Ini! Sahabatnya Bongkar Hal Ini
Baca: Kini Ditangkap KPK! Bupati Cantik Asal Talaud Sempat Perintahkan Rakyatnya Kibarkan Bendera Filipina
Apakah Johan Budi lolos ke Senayan?
Johan Budi mengincar kursi DPR RI Senayan dari PDIP.
Calon anggota legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP), Johan Budi optimistis mendapatkan satu kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Keyakinan Johan itu berdasarkan hasil penghitungan suara manual yang dilakukan oleh pengurus PDIP di daerah.
Johan Budi maju di daerah pemilihan Jawa Timur VII yang meliputi Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi.
Penghitungan suara dilakukan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP di masing-masing kabupaten.'
Mantan Juru Bicara KPK ini mengatakan, penghitungan suara sejauh ini menunjukkan hasil yang positif.
Baca: Detik-detik Mantan Anggota TNI Diseret dari Bawah Ranjang, Pelaku Cabul ke 6 Bocah Perempuan
Baca: Debat Seru Adian Napitupulu dan Arief Poyuono, Najwa Shihab Sampai Harus Pegang Tangan Keduanya
"Terakhir kemarin sekitar 75.000-an," kata Johan Budi kepada Kompas.com, Senin (29/4/2019).
Mantan Deputi Pencegahan KPK ini mengatakan, angka tersebut belum final dan penghitungan suara sampai saat ini masih dilakukan.
Ia berharap penghitungan seterusnya bisa tetap menunjukkan hasil yang positif.
Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi ini juga berharap penghitungan yang dilakukan pengurus PDIP tak berbeda jauh dari penghitungan Komisi Pemilihan Umum.
"Insya Allah, semoga lancar sampai penghitungan di KPU-nya," ujar mantan Plt Wakil Ketua KPK ini.
Meski diprediksi berhasil lolos ke Senayan berdasarkan hitungan suara sementara, namun Johan Budi sebelumnya mengaku tidak mengeluarkan modal banyak untuk kampanye.'
Baca: 20 Persen Bangunan Sekolah di Kerinci Belum Baik, 2019 Kerinci Dapat Rp 10 Milyar DAK
Baca: Oknum PNS Culik Siswi SMP, Empat Hari Disekap Dalam Kamar dan Dipaksa Berhubungan Intim
Modal Ratusan Juta di Tabungan
Johan Budi menyadari bahwa pencalonan sebagai caleg membutuhkan dana.

Namun, Johan Budi secara jujur mengakui bahwa dana yang dimilikinya cukup terbatas, hanya di kisaran ratusan juta rupiah.
"Bukan berarti saya tidak punya persiapan uang. Waktu menyalonkan itu saya kan punya tabungan, tapi ya tidak di angka miliaran, ya ratusan juta lah," ujar Johan Budi kepada Kompas.com.
Salah satu yang ikut menghemat biaya kampanye Johan Budi adalah tidak adanya pembagian uang, atau bantuan berupa apapun kepada masyarakat.
Johan Budi berusaha meyakinkan pemilih bahwa visi-misi lebih penting ketimbang memilih pemimpin karena diberikan uang.
Tapi sepertinya kariernya tidak ingin berakhir sampai disitu.
Buktinya Johan Budi memilih maju sebagai wakil rakyat.
Dia menjadi satu dari 1.100 caleg dari partai PDIP yang bertarung untuk kursi DPRD khusus daerah pemilihan Jawa Timur.
Keinginannya bergelut di kursi DPRD RI rupanya mendapat sentilan dari Presenter kondang Najwa Shihab.
Sentilan itu dia lontarkan dalam acara Adu Greget Caleg Jawa Timur seperti dilansir dari akun Youtube nya Najwa Shihab pada 8 Februari kemarin.
Baca: Jonatan Christie Lolos ke Perempat Final New Zealand Open 2019, Bertarung Sejam Lawan Wakil Taiwan