Berita Kriminal Jambi

Pembelaan Terdakwa Narkotika, PH Minta Keringanan Hukuman, 'Terdakwa Tulang Punggung Keluarga'

Pembelaan Terdakwa Narkotika, PH Hukum Minta Keringanan Hukuman, 'Terdakwa Tulang Punggung Keluarga'

Pembelaan Terdakwa Narkotika, Penasehat Hukum Minta Keringanan hukuman, Tulang Punggung Keluarga

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terdakwa perkara narkotika Kusmedi dan Abdullah Rozak melalui penasehat hukumnya, Selasa (16/4/2019) menyampaikan pembelaan.

Kedua terdakwa merupakan sebagai tulang punggung keluarga dalam pembelaan, pada Selasa (16/4/2019) di Pengadilan Negeri Jambi.

"Mereka berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Masih muda. Berkata jujur. Dan, tulang punggung keluarga," ungkap Heru Darma, penasehat hukum terdakwa.

Baca: Peringati Jumat Agung, Romo: Salib Mengandung Kebijaksanaan Illahi, dan Dibalik Salib Ada Kemenangan

Baca: Hakim Beri Masukan ke Jaksa, Soal Perkara Narkotika, Ancam Terdakwa Narkotika dengan Pasal Berlapis

Baca: Dari 10 Perkara yang Masuk di Pengadilan, Bisa 8 Diantaranya Perkara Narkotika

Diwartakan sebelumnya, Abdul Rozak bersama Kusmedi menjemput sabu ke Pekanbaru pada 16 November 2018 lalu. Rencananya setelah dari Pekanbaru, sabu-sabu akan dibawa ke Musi Rawas dengan upah Rp5 juta.

Mereka berangkat hari itu juga ke Pekanbaru. Mereka tiba di Pekanbaru tanggal 17 November. Lalu Kusmedi menghubunj rekannya bernama Rudi, tapi rekannya menyuruh langsung ke rumah bosnya yang bernama Ahong.

Sorenya Kusmedi berkomunikasi dengan Ahong. Singkatnya mereka bertemu, mengambil sabu-sabu dan langsung mengantarkannya ke Musi Rawas.

Baca: Survei Indo Barometer, Raihan Suara Parpol di Jambi, Golkar Ungguli Perolehan Suara

Baca: Ribuan Arsip Pemprov Jambi, Akhir April 2019 Ini Rencananya Segera Dimusnahkan

Baca: 166 Pejabat Batanghari Terlambat Laporkan Harta Kekayaannya ke KPK

Mereka melewati Muara Bungo. Namun, ketika di Jujuhan mobil yang dikendarai dihentika. Anggota satresnarkoba Polda Jambi tanggal 18 Novembernya.

Mereka dijerat pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika Jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Diwartakan sebelumnya, Abdul Rozak bersama Kusmedi menjemput sabu ke Pekanbaru pada 16 November 2018. Rencananya setelah dari Pekanbaru, sabu-sabu akan dibawa ke Musi Rawas dengan upah 5 juta rupiah.

Mereka berangkat hari itu juga ke Pekanbaru. Mereka tiba di Pekanbaru tanggal 17 November. Lalu Kusmedi menghubunj rekannya bernama Rudi, tapi rekannya menyuruh langsung ke rumah bosnya yang bernama Ahong.

Sorenya Kusmedi berkomunikasi dengan Ahong. Singkatnya mereka bertemu, mengambil sabu-sabu dan langsung mengantarkannya ke Musi Rawas.

Mereka melewati Muara Bungo. Namun, ketika di Jujuhan mobil yang dikendarai dihentika. Anggota satresnarkoba Polda Jambi tanggal 18 Novembernya.

Mereka dijerat pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika Jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

(Jaka HB/Tribun Jambi)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved