Bocah SMP Digilir 3 Sekaligus Oleh Pria yang Baru Kenal, Nafsunya Terpancing Oleh Status di Facebook

Detik-detik Siswi SMP Digilir 3 Pria yang Baru Dikenal di Facebook, Terkuak Motif dan Para Pelaku

Editor: Tommy Kurniawan
kolase tribunnews
Bocah SMP Digilir 3 Sekaligus Oleh Pria yang Baru Kenal, Nafsunya Terpancing Oleh Status di Facebook 

Bocah SMP Digilir 3 Sekaligus Oleh Pria yang Baru Kenal, Nafsunya Terpancing Oleh Status di Facebook

TRIBUNJAMBI.COM - Siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berusia 13 tahun di Gowa Sulawesi Selatan menjadi korban pencabulan tiga pria yang dikenalnya di Facebook.

Dikutip dari TribunGowa.com, korban ternyata masuk jebakan ketiga pelaku yang memang sudah merencanakan pemerkosaan tersebut.

Diketahui ketiga pelaku adalah Muh Syahrul (16), MR (20) dan MH (17).

Dalam press release yang digelar Polres Gowa Senin (8/4/2019), Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan menjelaskan kronologi pencabulantersebut.

Diketahui, Syahrul yang merencakan pencabulan tersebut memancing korban melalui unggahan status di media sosial Facebook miliknya.

Cara tersebut sudah direncanakan oleh Syahrul bersama dengan dua pelaku lain yakni MR dan MH.

Tambunan menjelaskan, pelaku sengaja membuat status Facebook yang memang ditujukan untuk korban.

Baca: Ibunda Ivan Gunawan Yakinkan Anaknya Lamar Ayu Ting Ting, Tapi Bilqis Maksa Maunya Shaheer Sheikh

Baca: Jokowi Unggah Foto Sambutan Masyarakat Diliputi Debu saat Kampanye, Jalanan Padat Pendukung

Baca: Sosok Saksi Mahkota yang Diincar Polisi akan Jadi Kunci, Mayat Budi Hartanto Tanpa Kepala di Koper

Baca: Gading Marten Disebut PDKT Dokter Muda Citra Juvita, Ini 6 Perempuan yang Pernah Dekat

Niat jahat pelaku ternyata berhasil, korban merespons unggahan status tersebut.

Berawal dari situ, korban dan pelaku kemudian berlanjut saling berbalas pesan.

Sampai akhirnya pelaku Syahrul merencanakan pertemuan dengan korban.

"MR dan MH menjemput korban di sebuah Masjid lalu membawanya ke rumah," kata Tambunan Senin (8/4/2019).

Saat tiba di rumah Syahrul, di Bontonompo, Gowa, pelaku MR dan MH menunggu di luar.

Sementara Syahrul mengajak korban masuk ke dalam rumah dan menuju ke kamar pelaku.

Di tempat itulah, pelaku memaksa korban melakukan hubungan badan.

Ilustrasi pemerkosaan
Ilustrasi pemerkosaan (lifestyle.com)

Namun korban sempat menolak dan memukul pelaku.

"Korban sempat menolak, ia memukul tangan pelaku," kata Tambunan.

Tidak terima ditolak oleh korban, pelaku Syahrul kemudian mengambil pisau dapur yang ada di ruang tamu rumahnya.

Dengan pisau itu, pelaku mengancam korban untuk berhubungan badan.

Lantaran takut ancaman yang diberikan pelaku, korban yang tidak bisa berbuat apa-apa saat diperkosa oleh pelaku.

"Syahrul pun memperkosa korban dalam kamar," kata Tambunan.

Tak berhenti sampai di situ, dua pelaku yang berada di luar rumah ternyata menunggu untuk mencabuli korban.

Ikut mengancam menggunakan pisau, kedua pelaku berhasil membuat korban tak berdaya dan berujung pemerkosaan.

Dijelaskan oleh Tambunan, MR adalah warga Desa Mangape Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.

Dalam kasus ini, pelaku MR memperkosa korban dan juga mengancamnya.

"Perannya mengancam korban menggunakan pisau, serta menyetubuhi korban," sambung Tambunan.

Sementara MH adalah pelajar yang beralamat di Desa Parang Bambe Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.

"Perannya melakukan perbuatan cabul," beber Tambunan.

Saat ini ketiga pelaku sudah berhasil diamankan oleh Polres Gowa.

"Jumat 5 Apil pukul 19.30 Wita para pelaku berhasil diamankan," kata Tambunan.

Tiga Pelaku kasus persetubuhan terhadap anak dihadirkan dalam rilis penangkapan di Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru, Senin (8/4/2019).
Tiga Pelaku kasus persetubuhan terhadap anak dihadirkan dalam rilis penangkapan di Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru, Senin (8/4/2019). (Ari Maryadi/Tribun Gowa)

Motif Pelaku

Dijelaskan oleh Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, motif pemerkosaan berencana yang dilakukan pelaku adalah sakit hati.

Dikatakan oleh oleh Tambunan, pelaku sakit hati saat korban menolak cintanya.

Korban juga memilih untuk menjalin hubungan dengan pria lain.

"Jadi berawal karena pelaku sakit hati melihat korban menjalin cinta dengan orang lain," kata Tambunan Senin (8/4/2019) dikutip dari TribunGowa.com.

Untuk membalas rasa sakit hatinya itu, pelaku kemudian membuat rencana pemerkosaan bersama dengan dua temannya.

 

 (TribunWow.com)

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved