Pilpres 2019

Mahfud MD Ingatkan Bawaslu Akan Klarifikasi Mantan Kapolsek Mengaku Diperintah Dukung capres 01

AKP Sulman Aziz menjadi pembicaraan setelah menuding ada arahan dari Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna untuk mendukung pasangan Jokowi-Maruf Amin

Editor: andika arnoldy
Tribunjabar.id/Daniel Andreand Damanik
AKP Sulman Aziz memberikan keterangan terkait pernyataannya tentang netralitas Polri, Senin (01/4/2019). 

Kecamatan Pasirwangi berada di wilayah perbatasan dengan Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Wilayahnya menaungi kawasan wisata Darajat dan perusahaan panas bumi, Star Energy.

Dari informasi yang didapat, AKP Sulman Aziz memang dikenal lantang jika ada kebijakan yang tak sesuai dengan dirinya. Minggu (31/3/2019), AKP Sulman Azizmemilih berbicara kepada media melalui perantara Lokataru di Jakarta.

Ia mengungkapkan Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengarahkan untuk mendukung Capres 01.

Sulman dimutasi ke Polda Jabar karena sempat berfoto dengan tokoh dari Capres 02 saat melakukan pengamanan kampanye pada 25 Februari 2019.

Padahal AKP Sulman Aziz beralasan, foto itu hanya untuk membuat laporan ke Kapolres. Di Polda Jabar, AKP Sulman Aziz akan menjabat Kanit Seksi Pelanggaran Gakkum Direktorat Lalu Lintas Jawa Barat.

Saat dihubungi Tribun, nomor telepon Sulman sudah tak aktif.

Namun, Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menyebut tudingan AKP Sulman Aziz tidak berdasar.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna saat memberikan keterangan terkait tudingan tak netral dari mantan Kapolsek Pasirwangi di rumah dinas Kapolres, Minggu (31/3/2019). (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)
Menurutnya, mutasi yang dikenakan kepada AKP Sulman Aziz berdasarkan aturan.

Ia mengatakan rotasi mutasi wajar dilakukan karena beberapa kapolsek akan pensiun.

Terlebih, AKP Sulman Aziz sudah lama menjabat sebagai Kapolsek Pasirwangi.

AKP Sulman Aziz mengaku ada pertemuan dengan para kapolsek setiap bulannya namun itu terkait pengamanan Pemilu 2019.

Menurut Budi, mutasi kepada Sulman merupakan wewenang dari Polda Jabar.

Bukan karena alasan berfoto dengan tokoh 02.

"Yang bersangkutan sudah dua tahun lebih menjabat Kapolsek. Jadi sudah wajar jika dilakukan mutasi," ucap Budi di rumah dinasnya, Minggu malam.

Sama seperti Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko membantah adanya upaya penggalangan dukungan kepada salah satu paslon.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved