LSI: Jokwo-Amin Paling Dirugikan Jika Angka Golput Tinggi, TKN Optimis karena Jadwal Debat
Diberitakan sebelumnya, dalam hasil survei LSI Denny JA, keunggulan Jokowi-Ma'ruf terhadap pasangan calon Prabowo-Sandi masih tidak aman
Sebab, sejauh ini paslon 01 sudah memperoleh dukungan 61,0 persen, dibanding Prabowo-Sandi yang hanya 30,0 persen.
Diketahui, data didapat dari survei yang digelar 18-25 Februari 2019.
Sebanyak 1.200 responden yang dipilih dengan multistage random sampling.
Metode pengumpulan data dengan wawancara tatap muka. Margin of error survei ini 2,9 persen.
29,5 Persen Tak Tahu Jadwal Pencoblosan
Lembaga penelitian Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, mengatakan, tingkat pengenalan masyarakat terhadap Pilpres 2019 cukup tinggi.
Survei yang dilakukan 18-25 Februari 2019 terhadap 1.200 responden menunjukan sebanyak 65 persen masyarakat tahu terkait tanggal dan pelaksanaan Pilpres. 29,5 persen masyarakat tidak tahun dan 5,3 persen tidak menjawab.
"Apakah Ibu/Bapak mengetahui kapan tanggal dan bulan pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden," kata Peneliti LSI Denny JA, Ikrama Masloman dalan rilis 'Siapa Dirugikan Golput: Jokowi atau Prabowo?' di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (19/3/2019).
"Hasilnya, hanya 65 persen pemilih yang mengklaim tahu hari pencoblosan Pilpres," tambahnya.
Sementara, pada tingkat pengenalan jadwal pelaksanaan Pilpres, sebanyak 75,8 persen masyarakat mengetahui Pilpres diselenggarakan pada 17 April 2019.
Sedangkan, sebanyak 24,2 persen, masyarakat salah dalam menjawan tanggal pelaksanaan Pilpres 2019.
"Dari kliem yang tahu, hanya 75,8 persen yang dapat menyebutkan tanggal dan bulan pelaksanaan pencoblosan Pilpres dengan benar," jelas Ikrama Masloman.
Meski begitu, Ikrama menyebut, hasil tingkat pengenalan pelaksaan Pilpres sebesar 65,2 persen dan tingkat pelaksanaan jadwal pelaksaan Pilpres sebesar 75,8 persen, jika dikombinasikan hanya menghasilkan responden yang tahu dan dapat menyebut tanggal pelaksanaan Pilpres dengan benar hanya 49,4 persen.
"Secara populasi, 50,6 persen pemilih tidak tahu dan tidak dapat menyebutkan kapan tanggal dan bulan pencoblosan Pilpres dengan benar," imbuhnya.
Ia menyebut, hasil itu menujukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat terhadap penyelenggaran Pilpres masih rendah.
Baca: Via Vallen sedang Menuju Rusia untuk Acara Bravo International Music, Simak Penampilannya Disana
Baca: Cara Membuat GIF Sendiri di WhatsApp Modal Rekaman Video Sendiri Dari Galeri, Mudah Tanpa Aplikasi