VIDEO: Sejarah Hari Ini, Pengakuan Soeharto Tentang 'Supersemar' Hingga Bikin Soekarno Marah Besar

Setiap memasuki bulan Maret, khalayak diingatkan kembali dengan adanya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar).

VIDEO: Sejarah Hari Ini, Pengakuan Soeharto Tentang 'Supersemar' Hingga Bikin Soekarno Marah Besar
Facebook
Soeharto 

TRIBUNJAMBI.COM - Setiap memasuki bulan Maret, khalayak diingatkan kembali dengan adanya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar).

Supersemar erat kaitannya dengan pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI).

Bagaimana kisah pembubaran PKI itu terjadi ?

Surat perintah yang ditandatangani Soekarno tersebut berisi mandat kepada Soeharto untuk mengatasi situasi negara saat itu, paska Pemberontakan G 30S PKI 1965.

Sebuah video yang diunggah akun Twitter @videosejarah, memperlihatkan kembali penuturan Soeharto soal asal muasal Supersemar dan pembubaran PKI.

Baca: MotoGP Qatar 2019, Valentino Rossi Akui Masih Miliki Banyak Rival, Berkarier di Lintas Generasi

Baca: Pria Ini Nekat Membakar Rumah Tetangganya: Hanya Karena Dia Melihat Makhluk Mengerikan Ini

Baca: Penyanyi Terkenal ini Mengidap Penyakit Mengerikan Setelah Perkosa Gadis 13 Tahun

Baca: Prostitusi Online Vanessa Angel, Berkas Mucikari Dilimpahkan ke Kejaksaan, Barang Bukti Dilengkapi

 "11 Maret ada sidang kabinet, dan saat itu ada pemberitaan soal Istana sedang dikepung. Sampai Bung Karno akhirnya dipindahkan ke (Istana) Bogor," kata Soeharto dalam video itu.

Ia melanjutkan, saat itu ia tidak bisa menemani Soekarno ke Istana Bogor dengan alasan sedang sakit.

Namun, ada seorang utusan yakni Basuki Rahmat yang saat itu menjabat sebagai Panglima Kodam untuk menghadap Soeharto.

Saat bertemu, Soeharto minta dititipkan salam kepada Soekarno dan memberi tahu soal kondisi kesehatannya yang kurang baik saat itu.

Ia juga meminta agar disampaikan pesan untuk Soekarno.

Halaman
123
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved