Pakai Modus 'Aneh' Cek Keperawanan dan Rukiyah, Oknum PNS Raba-raba Anak Tiri Bertahun-tahun

Oknum PNS pakai modus aneh cek keperawanan dan rukiyah. Ternyata untuk mencabuli anak tiri selama bertahun-tahun.

Pakai Modus 'Aneh' Cek Keperawanan dan Rukiyah, Oknum PNS Raba-raba Anak Tiri Bertahun-tahun
capture Youtube
Ilustrasi pencabulan 

Oknum PNS pakai modus aneh cek keperawanan dan rukiyah. Ternyata untuk mencabuli anak tiri selama bertahun-tahun.

TRIBUNJAMBI.COM - Dengan memakai modus keperawanan dan rukiyah, oknum pegawai negeri sipil (PNS) berinisial S (59) di Kabupaten Gunungkidul melakukan tindakan tak bermoral.

Oknum PNS itu diamankan kepolisian lantaran menggunakan modus tersebut untuk cabuli anak tirinya.

Wakapolres Gunungkidul, Kompol Verena Sri Wahyuningsih, mengatakan modus mengecek keperawanan dan melakukan rukiyah sudah dilakukan bertahun-tahun oleh pelaku kepada anak tirinya yang masih berusia 17. tahun

"Sudah sejak 2016 pelaku mencabuli korban, modusnya mengecek keperawanan dan juga rukiyah. Pelaku meraba paha dan juga payudara korban," ujarnya saat jumpa pers di lobby Polres Gunungkidul, Senin (4/3/2019).

Verena menuturkan kejadian bejat tersebut pelaku melakukannya saat dalam keadaan ibu korban tidak berada di rumahnya.

Korban juga tidak merasa curiga lantaran apa yang dilakukan pelaku bertujuan untuk mengecek keperawanan.

"Karena kejadian pencabulan tersebut dilakukan tidak hanya sekali dan berlangsung lama korban yang mendapat perlakuan itu (pencabulan) mengalami depresi dan dilakukan pemeriksaan di satu di antara rumah sakit di Klaten, Jawa Tengah," ucapnya.

Baca Juga:

 Nikita Mirzani Bongkar Penyebar Foto Pernikahan Syahrini dan Reino Barack

 Setelah 4 Jam Diperiksa KPK, Akhirnya Terungkap Jumlah Harta Kekayaan Bupati Kerinci

 Lowongan Kerja Bank BTN Customer Service dan Teller Service, Gaji Rp 7 Juta Per Bulan

 Wanita Cantik Inisial CJ yang Ditangkap Bersama Andi Arief, Artis Baju Pink

Setelah korban diperbolehkan pulang, pelaku kembali melancarkan aksi bejatnya.

Halaman
1234
Editor: duanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved