Gempa Sumatera Barat
UPDATE Gempa Sumatera Barat, Kerugian Sementara 10 Rumah di Solok Selatan Rusak Data Terbaru BPBD
Update kabar terkini gempa di Sumatera Barat, 10 rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat tiga kali guncangan gempa
TRIBUNJAMBI.COM - Update kabar terkini gempa di Sumatera Barat, 10 rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat tiga kali guncangan gempa.
Kamis (28/2/2019) pagi Warga di Provinsi Sumatera Barat dikejutkan dengan terjadinya gempa.
Tak hanya warga Sumbar, gempa juga dirasakan hingga ke Jambi dan juga Riau.
Update kabar terkini pasca gempa yang mengguncang wilayah Sumatera Barat pada Rabu pagi sejumlah rumah warga di Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat, mengalami kerusakan.
BMKG mencatatat, sejak Kamis dinihari hingga pagi, gempa terjadi sebanyak tiga kali di Sumatera Barat.
Tiga gempa tersebut berpusat di Solok Selatan.
Gempa pertama terjadi pada pukul 01.55 WIB, dengan kekuatan 4,2 SR.
Kedua pukul 02.44 WIB dengan kekuaran 4,3 SR.
Terakhir pukul 06.27 WIB dengan kekuatan 5,3 SR.
Baca: Usai Dapat Bonus Rp 100 Juta Dari Kemenpora, Pelatih Indra Sjafri Beri Komentar Mengejutkan
Baca: Sandiaga Uno Jelaskan Makna Negara Akan Punah, Buat Penonton Mata Najwa Tertawa
Baca: Penyakit Jantung Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang: Ini Dia 7 Tanda-tandanya
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat, Eliyusman mengatakan, gempa yang mengguncang tersebut mengakibatkan sejumlah kerusakan.
Dari laporan sementara, kata dia, ada 10 rumah milik warga yang mengalami rusak di Solok Selatan.
Salah satu rumah yang rusak akibat gempar, berada di Jorong Koto Sungai Kunyit, Solok Selatan.
Dari foto yang diperlihatkan Eliyusman, terlihat dinding rumah warga retak-retak. Bahkan ada dinding yang roboh.
“Ada 10 rumah yang terdata. Nanti kalau ada perkembangan terbaru, akan saya kabari,” kata Eliyusman kepada TribunPadang.com, Kamis pagi.
Hingga berita ini diturunkan, BPBD setempat masih melakukan pendataan kerusakan di Solok Selatan.
Sebelumnya, Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengklarifikasi terkait pusat dan kekuatan gempa yang terjadi di Sumbar pada Kamis (29/2/2019) pukul 06.27 WIB.
Sebelumnya BMKG menginfirmasikan bahwa pusat gempa berada di Kabupaten Pasaman dengan kekuatan 5,6 SR.
Kemudian dari hasil pemutakhiran, ternyata pusat gempa berada di Solok Selatan dengan kekuatan 5,3 SR.
Baca: Hening, Suasana Saat Sang Ayah Terima Ijazah Anaknya yang Telah Meninggal di Wisuda UIN Ar-Raniry
Baca: Tak Terima Dimarahi, Panji Tega Bunuh Kakak Kandung di Acara 40 Hari Mendiang Ibu
Baca: Teman Makan Teman, Pria 42 Tahun Selingkuhi Istri Kawan Sendiri yang 19 Tahun, Digerebek di Semak
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Padang Panjang, Irwan Slamet mengatakan, episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,4 LS dan 101,53 BT.
Lokasi tepatnya ada di darat pada jarak 36 km arah timur laut Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumbar pada kedalaman 10 km.
“Koordinat epic sudah betul. Acuan kota ada kekeliruan, karena pemilihan daerah terdekat dilakukan komputer secara otomatis,” kata Irwan kepada TribunPadang.com.

Diberitakan sebelumnya, gempa bumi 5,6 SR guncang Pasaman Sumbar, Kamis pagi.
Melansir situs BMKG, gempa memiliki kedalaman 10 km.
Lokasi gempa berpusat 38 km timur laut Pasaman.
Gempa tidak berpotensi tsunami.
Sebelumnya gempa juga guncang Solok Selatan, Sumbar Kamis 28 Februari 2019
Gempa terjadi pukul 02.44 WIB dengan lokasi 17 km tenggara Solok Selatan Sumbar.
Melansir facebook BMKG Padang Panjang, kedalam gempa 15 km dengan kekuatan 4,3 SR.
Gempa bumi di Solok Sumatera Barat juga terjadi pada Kamis (28/2/2019), pukul 01:55:02 WIB.
Gempa berkekuatan magnitudo 4,8 ini.
Gempa Bumi Pasaman 5,6 SR Juga Terasa hingga Padang dan Riau (bmkg.go.id)
Lewat Twitter, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan pusat gempa berada di darat 19 km barat daya Kabupaten Solok Selatan.
Tepatnya pada koordinat 1.59 Lintang Selatan (LS) hingga 101.27 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 11 km.
Baca: #teamlunamaya Jadi Trending, Mbah Mijan Bukannya Meramal, Tapi Malah Tulis Ini untuk Luna Maya
Baca: Kelakuan Sopir Taksi Online Beda Pilihan Capres, Nyasar Terus Akhirnya Turunkan Penumpang di Jalan
Baca: UPDATE Gempa Padang, Klarifikasi BMKG 2 Kali Guncangan Mag 5,3 dan 4,8, Pusat Gempa di Solok Selatan
Gempa yang mengguncang Solok Sumatera Barat tersebut dirasakan (MMI) III di Solok Selatan.
#Gempa Mag:4.8, 28-Feb-19 01:55:02 WIB, Lok:1.59 LS, 101.27 BT (Pusat gempa berada di darat 19 km barat daya Kabupaten Solok Selatan), Kedlmn:11 Km Dirasakan (MMI) II-III Solok Selatan #BMKG

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:
I MMI
Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang
II MMI
Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
III MMI
Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
IV MMI
Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
V MMI
Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI
Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.
VII MMI
Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.
VIII MMI
Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.
IX MMI
Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.
X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
XI MMI
Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.
XII MMI
Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunpadang.com dengan judul Tiga Kali Diguncang Gempa, 10 Rumah Warga di Solok Selatan Rusak