Kelakuan Sopir Taksi Online Beda Pilihan Capres, Nyasar Terus Akhirnya Turunkan Penumpang di Jalan

Seorang penumpang driver online akibat mengenakan atribut pendukung pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin, viral di media sosial.

Editor: Duanto AS
Capture twitter/iimiomwaka
Sempat Nyasar Terus, Beda Pilihan Capres, Sopir Taksi Online Turunkan Penumpang di Jalan 

Kelakuan sopir taksi online yang beda pilihan capres. Nyasar terus, akhirnya menurunkan penumpang di jalan. Penumpang itu mengenakan atribut pendukung pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin. Viral di media sosial.

TRIBUNJAMBI.COM - Peristiwa ini benar-benar terjadi. Gara-gara beda pilihan politik, sopir taksi mengusir penumpang.

Insiden seorang penumpang diturunkan di jalan oleh driver online, akibat mengenakan atribut pendukung pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin.

Cerita tentang insiden itu viral di media sosial.

Berdasarkan tulisan di tangkapan gambar tersebut, penumpang GrabCar yang merupakan alumni Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI) itu, menceritakan bahwa sejak awal pengemudi melajukan mobil dengan lambat dan beberapa kali salah rute.

Kesal dengan situasi tersebut, apalagi dia harus buru-buru dan permintaannya lewat tol tak digubris pengemudi, akhirnya sang penumpang menyampaikan keluhan.

Baca Juga:

 VIDEO Detik-detik Ayah Gantikan Anaknya Terima Ijazah Saat Wisuda Di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh

 Daftar Agenda Menpora Imam Nahrawi ke Jambi Hari Ini, Ini Urutannya

 REVIEW FILM: Cara Memperoleh Tiket Promo Film Dilan 1991 yang Tayang Hari Ini, Ada 5 Tahap

 Gempa Sumatera Barat, Rumah-rumah di Bangko sempat Goyang, Warga Berhamburan

Akibatnya, si pengemudi yang bernama Anjar Mujiono ini malah berbalik marah terhadap penumpangnya.

Pengemudi juga sempat mengatakan bahwa dia tak akan jemput kalau saja tahu bahwa penumpangnya adalah pendukung pasangan calon presiden nomor urut 01. Penumpang pun disuruh keluar dari mobil oleh si pengemudi, dan diturunkan di tengah jalan.

Sepertinya, akun @iimiomwaka mengunggah tangkapan gambar cerita ini akibat kesal dengan kejadian tersebut.

"Astaga, kok driver @GrabID seperti ini? nggak profesional, tidak bisa menghargai perbedaan, usir pendukung @jokowi," kata @iimiomwaka yang memiliki nama asli Iim Ibrahim tersebut, dalam kicauannya di Twitter.

Kicauannya ini mendapat tanggapan 228 balasan, 831 retweet, dan 511 like. Rata-rata tanggapan warganet atas unggahan cerita itu adalah ikut menyampaikan kekesalan mereka atas kelakuan sang pengemudi GrabCar.

Salah satunya adalah akun @elvira_widjaja yang mengingatkan jangan sampai kasus ini menimbulkan kericuhan bernuansa politik, cuma karena perbuatan pengemudi GrabCar yang tak patut.

Dia juga menyampaikan agar Grab sebagai perusahaan Malaysia harus mampu menunjukkan komitmen terhadap pelayanan dan kemanan konsumen, serta tak terlibat dalam urusan politik Indonesia dengan cara menindak tegas kejadian tersebut.

Pengamat transportasi dari Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, seharusnya urusan pilihan politik tak dibawa ke ranah pelayanan transportasi.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved