Nikita Mirzani Ngaku Nggak Dibayar hingga Pengakuan Perlakuan Mak Vera Kepada Asisten Mendiang Olga
Perseteruan antara mantan asisten Almarhum Olga Syahputra dengan Mak Vera, mantan managernya semakin panas.
"Ya sampai-sampai kita malah sering minjam uang pembantunya malah, mungkin pembantunya lebih banyak uang daripada kita, kita pinjem ya, beli pulsa apa segala macem malah sama pembantunya, dan pembantunya pun tahu kita memang kondisinya gak pernah ada yang pegang uang," jelas Fahmi.
Merasa kasihan dengan para artis Mak Vera yang terlantar, Nikita Mirzanipun kadang membantu mereka.
"Itu kejadiannya bener gitu, aduh sedih banget deh kasihan mereka. Makanya Niki tuh, mereka rata-rata anak BBG waktu Niki udah bisa pegang uang, pasti larinya ke Niki, Mak, bagi duit, mau ini mau itu, pasti Niki kasih, mau entah Rp 500 ribu kek atau berapa," beber Nikita Mirzani.
Awal Permasalahan
Permasalahn ini berawal saat Fahmi Aditian mengungkapkan watak mak Vera yang sebenarnya dalam YouTube Space Program Meja Gunjing yang berjudul Uncensored Kisah BBG Di Singapura.

Awalnya Fahmi bercertita awal kisah dirinya bergabung ke management Mak Vera.
Kemudian Fahmi bercerita bahwa dirinya pernah dibawa ke Macau oleh Mak Vera.
Saat itu, Fahmi disuruh untuk mengurusi koper dan segala macam keperluan Mak Vera.
Aku ngurusin koper-koper dia, semuanya sëgala macam. Dari kopernya si mbaknya, partnernya, bapaknya, abangnya, itu aku bawa semua,"ujar Fahmi.
Dalam video tersebut Fahmi menangis mengingat diperlakukan seperti babu oleh mantan manajernya.
"Emang harus kayak gini banget ya kalau misalnya mau jadi artis gitu? Emang harus jadi babu dulu? Harus disuruh suruh dulu?,"ucap Fahmi sambil menangis.
Baca: Andre Bailing Ungkap Alasan Ruben Onsu Tak Pernah Jenguk Olga Syahputra Hingga Meninggal Dunia
Baca: Update Hasil Pertandingan Myanmar vs Indonesia U22, Rahmad Irianto Samakan Kedudukan
Lebih lanjut Fahmi mengatakan bahwa anak asuh Mak Vera memiliki tugas sendiri-sendiri.
Bahkan jika mereka salah, maka mereka akan langsung dimarahi di depan orang banyak.
"Cuma salah ngambil barang aja, itu dimarahinnya di depan semua orang. Di depan public, di depan orang-orang TV, suka kadang-kadang dibentak," kata Fahmi sambil menangis.
Disaat Fahmi akan menjenguk ibunya yang sedang sakit, ia masih saja disuruh untuk angkut-angkut keramik.