Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, 3 Jenis & Pilihan Pengobatannya, Kemoterapi hingga Terapi Radiasi

Presiden ke-6 RI, SBY mengatakan jika Ani Yudhoyono menderita sakit kanker darah. Sebenarnya jenis pengobatan seperti apa yang bisa diterapkan untuk

Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Suci Rahayu PK
Hellosehat
Pilihan pengobatan untuk kanker darah 

Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, Ini 3 Jenis dan Pilihan Pengobatannya, Kemoterapi hingga Terapi Radiasi

TRIBUNJAMBI.COM - Kondisi terkini Ibu Ani Yudhoyono dikabarkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), setelah beberapa hari dirawat di Singapura.

Presiden ke-6 RI, SBY mengatakan jika Ani Yudhoyono menderita sakit kanker darah.

"Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di tanah air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah," terang SBY.

Baca: 5 Gejala Kanker Darah, Penyakit yang Diderita Ani Yudhoyono, & 8 Jenis Orang yang Rentan Terkena

Baca: Pengakuan Dua Orang yang Melihat Surga saat Koma, Dokter Saraf Ini Paparkan Bentuknya

Baca: Cuma 6 Zodiak Yang Disebut Aliran Otak Kanan, Kamu Termasuk ?

Menurut SBY lewat video menyampaikan bahwa Ani Yudhoyono dirawat sejak 2 Februari 2019.

SBY mengatakan, Ani Yudhoyono dirawat di Singapura atas rekomendasi dari tim dokter Kepresidenan Indonesia.

"Sejak tanggal 2 Februari 2019 yang lalu, Ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia," kata SBY soal kondisi Ibu Ani.

Foto yang diunggah mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono di Instagram resminya yang menunjukkan dirinya sedang terbaring sakit.
Foto yang diunggah mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono di Instagram resminya yang menunjukkan dirinya sedang terbaring sakit. (Instagram @aniyudhoyono)

Sebenarnya jenis pengobatan seperti apa yang bisa diterapkan untuk penyakit kanker darah ini?

Tribunjambi.com mengutip dari laman Hellosehat, ada 3 jenis kanker darah, yakni Leukimia, Limfoma dan Myeloma.

Lantas apa saja jenis pengobatan yang bisa dilakukan pada 3 jenis kaner darah ini?

Baca: Ani Yudhoyono Terbaring Lemah di Rumah Sakit, Begini Doa Ibas

Baca: Nyawa dan Harta Jadi Taruhan Saat Kecelakaan, Pengendara Mesti Waspada Saat Berkendara

Leukimia

Ada beberapa jenis pengobatan medis yang bisa dipilih untuk leukimia

1. Kemoterapi

Kebanyakan kasus leukimia ditangani dengan kemoterapi untuk membunuh sel leukimia yang menggerogoti tubuh pasien.

Tergantung tipe leukimianya, Anda mungkin akan diberikan obat dosis tunggal atau beberapa jenis obat sekaligus.

Bentuknya pun bisa berupa obat kemoterapi minum atau disuntikkan lewat infus.

2. Terapi biologis

Terapi biologis berfungsi untuk membantu “memancing” sistem imun tubuh Anda untuk melawan sel leukimia.

Mudahnya begini, Anda akan diberikan obat-obatan tertentu yang fungsinya untuk menguatkan sistem imun Anda.

Begitu sistem imun “baru” Anda terbentuk dan lebih kuat, maka Anda akan lebih mampu memerangi sel kanker yang menggerogoti tubuh Anda.

3. Terapi target

Tidak jauh beda dengan kemoterapi, terapi target menggunakan obat tambahan lainnya untuk membantu tubuh menyerang sel leukimia.

Bedanya, terapi ini lebih spesifik tertuju pada bagian tubuh yang banyak terdapat sel kanker.

Salah satunya, obat imatinib (Gleevec) dapat menghentikan aktivitas protein pada sel leukimia sehingga penyebarannya dapat dicegah.

4. Terapi radiasi

Terapi radiasi umumnya menggunakan sinar-X atau sinar berenergi tinggi untuk merusak sel-sel leukimia dan menghentikan pertumbuhannya.

Sebelum prosesnya dimulai, Anda akan diminta untuk berbaring di atas permukaan datar, kemudian sebuah mesin besar akan mengarahkan radiasi ke titik-titik tertentu pada tubuh Anda.

Tergantung dari seberapa luas penyebaran sel leukimia dalam tubuh, Anda mungkin hanya akan menerima radiasi di satu area tubuh tertentu atau mungkin juga di seluruh tubuh.

Terapi ini biasanya menjadi salah satu syarat bagi Anda yang ingin menjalani transplantasi sel induk.

Ilustrasi kanker darah
Ilustrasi kanker darah (Hellosehat)

5. Transplantasi sel induk

Transplantasi sel induk adalah prosedur untuk mengganti sumsum tulang yang terinfeksi sel leukimia dengan sumsum tulang yang sehat.

Jensi pengobatan ini biasanya dilakukan untuk pasien leukimia yang usianya di bawah 55 tahun.

Baca: Nama Anak Raisa Dan Hamish Daud Unik Terdiri Dari 17 Huruf, Netizen : Keponakan Online Ku

Baca: Ketika Pasukan Elit Bersatu Tanpa Kompromi 20 Menit Hancurkan Teroris, Begini Aksinya

Limfoma

Pada dasarnya, pengobatan kanker darah limfoma juga tak jauh berbeda dengan leukimia. Berikut penjelasannya.

1. Surveilans aktif

Pertumbuhan sel kanker limfoma cenderung sangat lambat. Itulah mengapa, langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan melakukan surveilans aktif.

Maksudnya dokter akan menunggu dan memantau sejauh mana pertumbuhan sel limfoma dalam tubuh Anda sampai menimbulkan gejala.

2. Kemoterapi

Sama seperti sebelumnya, kemoterapi paling banyak dilakukan untuk mengobati kanker darah jenis apa pun.

Pengobatan ini dilakukan untuk membunuh sel kanker yang bersarang dalam tubuh Anda, baik menggunakan obat kemoterapi minum maupun lewat infus.

3. Terapi obat

Selain dengan obat kemoterapi, dokter mungkin akan memberikan obat-obatan lainnya yang lebih ampuh melawan sel kanker limfoma secara spesifik.

Biasanya obat imunoterapi digunakan untuk memacu sistem imun Anda dalam memerangi sel kanker.

4. Terapi radiasi

Pengobatan kanker darah limfoma juga dapat dilakukan dengan terapi radiasi.

Terapi ini menggunakan sinar berenergi tinggi, seperti sinar-X dan proton, untuk membunuh sel kanker.

5. Transplantasi sumsum tulang

Transplantasi sumsum tulang dilakukan dengan mengganti sumsum tulang yang terinfeksi sel kanker dengan sumsum tulang baru yang lebih sehat.

Namun, biasanya Anda dianjurkan untuk menjalani kemoterapi dosis tinggi dan radiasi terlebih dahulu untuk membantu menghancurkan sumsum tulang yang telanjur rusak.

Baca: Ani Yudhoyono Sakit, Annisa Pohan Pernah Beberkan Gimana 13 Tahun Ia Diperlakukan oleh Ibu Mertua

Baca: Bioskop Trans TV - Sinopsis Film John Wick, Saat Keanu Reeves Balas Dendam Pembunuh Anjingnya

Myeloma

Pilihan pengobatan kanker darah myeloma di antaranya:

1. Terapi target

Terapi target untuk mengobati myeloma sebetulnya tak jauh berbeda dengan terapi target pada leukimia maupun limfoma.

Jenis obat yang sering digunakan pada terapi ini meliputi bortezomib (Velcade), calfilzomib (Kyprolis), dan ixazomib (Ninlaro).

Fungsi obat-obatan ini sama, yaitu memblokir pemecahan protein pada sel-sel myeloma supaya sel kankernya tidak semakin menyebar dalam tubuh.

2. Terapi biologis

Terapi biologis mengandalkan sistem imun tubuh Anda sendiri untuk melawan sel kanker myeloma.

Dokter biasanya menggunakan obat thalidomide (Thalomid), lenalidomide (Revlimid), dan pomalidomide (Promalyst) untuk menguatkan sistem imun Anda sebelum bertempur dengan sel kanker.

3. Kemoterapi

Kemoterapi adalah jenis pengobatan yang paling sering diandalkan untuk membunuh sel kanker.

Jelas saja, obat kemoterapi ampuh merusak sel kanker dan menghentikan pertumbuhannya.

4. Kortikosteroid

Kortikosteroid, seperti prednisone dan dexamethasone, dapat membantu merangsang sistem imun tubuh untuk mengurangi peradangan.

Obat yang tersedia dalam bentuk pil dan cairan infus ini juga dinilai ampuh melawan sel-sel myeloma dalam tubuh.

5. Transplantasi sel induk

Sama seperti pada leukimia dan limfoma, transplantasi sel induk dapat membantu menyediakan sumsum tulang yang lebih sehat untuk pasien kanker darah myeloma.

Sel induk inilah yang akan membangun kembali sumsum tulang pasien yang sebelumnya rusak, sehingga dapat berfungsi dengan baik.

6. Terapi radiasi

Terapi radiasi menggunakan sinar berenergi tinggi, baik itu sinar-X maupun proton, untuk menghentikan pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

Terapi ini digunakan untuk membunuh sel myeloma secara spesifik dan lebih cepat.

Sumber : Tribunjambi.com, Hellosehat

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved