Sopir Taksi Gantung Diri Gara-gara Pinjaman Online, Surat Terakhir Isinya Akan Hantui Rentenir

Sopir taksi gantung diri Zulfadli (35), meninggalkan surat wasiat terkait jeratan pinjaman melalui online.

Sopir Taksi Gantung Diri Gara-gara Pinjaman Online, Surat Terakhir Isinya Akan Hantui Rentenir
TRIBUNJAMBI/HERUPITRA
Ilustrasi. Kasus gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Merangin. Kali ini tindakan nekat itu dilakukan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Ria Waroka (27) warga Desa Kungkai, Kecamatan Bangko, Jumat (10/3).

Setelah beberapa lama pintu kamar kost diketuk tidak ada jawaban, akhirnya pintu didobrak. Nardi terkejut saat menemukan korban sudah dalam keadaan gantung diri di pintu kamar mandi kamar Kost.

Kanit Reskrim Polsek Mampang Prapatan Iptu Anton Prihartono menerangkan, menurut kesaksian saksi korban datang dalam keadaan wajar dan sehat.

"Korban juga tidak menunjukan perilaku aneh serta tidak menceritakan keluh kesah," ujar Iptu Anton.

Dari hasil Chek TKP oleh anggota Polsek Mampang ditemukan korban gantung diri dengan seutas tali di pintu karena mandi kost.

Baca: Youtuber Sukses Atta Halilintar Rambah Televisi, Alhamdulilah, Seneng Banget

Baca: Kenapa Telapak Tangan Selalu Berkeringat? Ternyata Tak Ada Kaitan dengan Lemah Jantung, Ini Faktanya

Baca: Terungkap Skandal Penyebaran Ratusan Foto Tanpa Busana Tentara Wanita: 55 Marinir AS Diadli

"Di tempat itu kami temukan sepucuk surat wasiat korban," imbuh Iptu Anton.

Dalam surat wasiat yang tertulis di secarik kertas, Zul meminta maaf telah banyak menyusahkan orang.

http://cdn2.tstatic.net/wartakota/foto/bank/images/sopir-taksi-gantung-diri-zulfadli-meninggalkan-surat-wasiat-terkait-hutang.jpg

Sopir taksi gantung diri, Zulfadli, meninggalkan surat wasiat terkait hutang. (Wartakotalive.com/Feryanto Hadi)

Ia berpesan kepada anaknya agar jangan pernah menjadi pembohong.

Zul meminta maaf telah membuat hidup mereka susah.

Zul --panggilan Zulfadli, juga meminta maaf kepada sang istri karena ia merasa belum bisa membahagiakan sang istri meski sudah bekerja keras.

Pada tulisan selanjutnya, Zul meminta agar OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan pihak berwajib untuk menghentikan praktik pinjaman online yang menurutnya telah menjadi "jebakan setan".

Halaman
123
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved