Ikan Oar 'Ikan Laut Dalam' Muncul ke Daratan, Penduduk Jepang Khawatir akan Terjadi Gempa & Tsunami
Seekor ikan oar berukuran hampir 4 meter, dari moncong ke ekor, ditemukan terlilit jaring ikan di lepas pantai Imizu, di prefektur Toyama.
yang diterjemahkan sebagai “utusan dari istana raja naga”—mengisyaratkan kaitannya dengan bencana alam di masa lalu.
Menurut cerita setempat, jika ikan ini naik ke permukaan dan berjemur di pantai, gempa besar akan segera datang.
Sementara jika menggunakan pendekatan ilmiah, ikan laut dalam yang naik ke permukaan mungkin bereaksi atas pergerakan garis patahan seismik yang tidak biasa sebelum gempa bumi.
Hiroyuki Motomura, seorang professor ichthyololgy di Kagoshima University, punya penjelasan yang lebih bisa diterima untuk penemuan ikan oar baru-baru ini.
“Saya punya sekitar 20 spesimen ikan ini dalam koleksi saya sehingga ia bukan spesies yang sangat langka,” katanya, seperti dilaporkan SCMP.
Tapi, tambahnya, dia percaya bahwa ikan ini cenderung naik ke permukaan ketika kondisi fisik mereka sedang buruk.
“Terbawa arus air, itulah sebabnya mereka begitu sering mati ketika ditemukan,” sambungnya.
Dia juga menambahkan bahwa tautan ikan ini dengan aktivitas seismik telah terjadi selama bertahun-tahun.
“Tapi tidak ada bukti ilmiah tentang hubungan itu, jadi orang-orang tidak perlu khawatir,” ujarnya, mantap.
Baca: Perseteruan Jerinx SID dan Anang Hermansyah Berujung ke Polisi? Nama Raul Lemos Ikut Terseret
Baca: Tata Cara Mendaftar SNMPTN 2019 - Dibuka Senin (4/2), Perhatikan Jadwal dan Tahapannya!
Meski begitu, reputasi ikan oar sebagai indikator malapetaka segera meningkat setelah setidaknya 10 ekor ikan ini terdampar di sepanjang garis pantai pada 2010 lalu.
Pada Maret 2011, gempa berkekuatan 9 SR melanda timur laut Jepang, memicu tsunami besar yang menewaskan hampir 19 ribu orang dan menghancurkan pembangkit nuklir Fukushima.
Dengan bayang-bayang memori tersebut, wajar saja jika masyarakat Jepang tiba-tiba khawatir.
“Ini tidak diragukan lagi bukti awal mula gempa bumi. Dan jika berada di Palung Nankai, itu mungkin gempa besar,” tulis seorang pengguna Twitter.
Para ahli sendiri telah memperingatkan bahwa gempa di Palung Nankai—yang membentang secara pararel ke pantai selatan Jepang dari Nagoya ke Pulau Kyusu di selatan—bisa terjadi dalam waktu dekat.
Lebih dari itu, gempa tersebut diprediksi bisa mendatangkan tsunami dahsyat.