Jejak 8 Jenderal Nahas Ditemukan Sarwo Edhie Lewat Cerita Sosok Polisi Ini, Soeharto Turun Tangan
Ketika membicarakan upaya memberantas Gerakan 30 September, peran Sarwo Edhie Wibowo tidak bisa dikesampingkan.
Dari Sukitman inilah diketahui bahwa ada seorang pria ditutup matanya, digiring ke samping rumah, dan terdengar rentetan tembakan diiringi sorak sorai.
Tempat terjadinya peristiwa ini di Lubang Buaya, dan diduga bahwa pria itu adalah salah seorang jenderal yang ditangkap gerakan G30S.
Melalui keterangan dan penunjuk polisi ini, berangkatlah pasukan RPKAD menuju Lubang Buaya. Sampai di tujuan, ternyata jejak yang dicari mengabur.
Areal pohon karet itu tanahnya sudah dipasirkan, sehingga sukar dilacak lubang yang diduga sebagai tempat penanaman mayat. Pekerjaan ini dilakukan pula bersama rakyat sekitar Lubang Buaya.
Pencarian berhasil, setelah seorang anggota RPKAD melakukannya dengan bayonet seperti mencari ranjau. Pada bagian tanah dirasakan keempukan, lalu pencarian dilakukan dengan tangan.
Jelang Tahun Baru Imlek, Begini, Perisapan di Kelenteng Siuw San Teng, Kota Jambi
Updater MotoGP 2019, Jadwal Lengkap Mulai Maret, Marc Marquez Masih Jadi Idola, Rossi Memudar?
Ingat, Kades Wajib Publikasikan Penggunan Anggaran Desa
Jelang Imlek, Harga Bahan Makanan di Bungo Masih Stabil. Ini Harga Bawang dan Lainnya di Pasar Bungo
Keadaan mencurigakan pada bagian tanah itu semakin dalam, manakala pada lapisan-lapisan penggalian ditemukan tali-tali berwarna kuning dan dedaunan yang masih berwarna hijau.
Pekerjaan yang dimulai dari sore hari itu dihentikan pada malam hari, manakala seorang penduduk yang ikut menggali jatuh pingsan melihat kaki manusia pada galiannya.
Tempat sekitar pun menjadi ramai, segera Sarwo Edhie melaporkan kejadian itu pada Pak Harto.
Keesokan harinya Pak Harto langsung yang memimpin penggalian sumur di Lubang Buaya.

Sedangkan Pak Sarwo minta izin kepada Pak Harto untuk menghadiri sidang Kabinet di Bogor.
Tanggal 5 Oktober bertepatan dengan HUT Angkatan Bersenjata R.I, suatu peringatan sekaligus duka menghantar kepergian pahlawan revolusi ke Kalibata.
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:
IKUTI FANSPAGE TRIBUN JAMBI DI FACEBOOK: