Kasus Dugaan Korupsi di Damkar Sarolangun, Kejari Tunggu Penghitungan Kerugian Negara dari BPK Jambi

"Direncanakan pada tanggal 14 Pebruari, kita diundang ke BPK Jambi. Setelah tanggal 14, kami akan sampaikan," sebut Kajari.

Kasus Dugaan Korupsi di Damkar Sarolangun, Kejari Tunggu Penghitungan Kerugian Negara dari BPK Jambi
tribunjambi/wahyu
Kajari Sarolangun, Ikhwan Nul Hakim 

Laporan Wartawan Tribun jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kasus dugaan korupsi di Kantor Damkar Sarolangun, tahun anggaran 2017 lalu, yang saat ini diusut Kejaksaan Negeri Sarolangun, masih dalam tahap pemeriksaan.

Kajari Sarolangun Ikhwan Nul Hakim mengatakan, terkait pemeriksaan perkara kasus dugaan korupsi di Damkar tersebut, masih berjalan dan pihaknya masih berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jambi untuk melakukan perhitungan kerugian negara yang ditimbulkan.

"Direncanakan pada tanggal 14 Pebruari, kita diundang ke BPK Jambi. Setelah tanggal 14, kami akan sampaikan," sebut Kajari.

Baca: Partai Hidup Mati Persib Bandung vs Persiwa Wamena di Piala Indonesia, Siapa Lagi yang Dimainkan?

Baca: TWITWAR Faldo Maldini Wasekjen PAN, Siapa Addie MS, Lagunya yang Mana? Malah Sebut Rhoma Irama

Baca: VIDEO: Fasilitas Ilegal Drilling di Batanghari, dari Warung Nasi Hingga Jasa Pembuatan Ring Pompa

Baca: Ahok Baru Mengirup Udara Bebas, Giliran Buni Yani yang Dieksekusi Jalani Vonis 1,5 Tahun Penjara

Sejauh ini kata Kajari, pemeriksaan saksi-saksi telah dilakukan. Untuk dugaan sementara, tersangka sudah ada. Namun, Kajari menyebut, kasus korupsi tidak mungkin dilakukan oleh satu orang. Untuk inisial tersangka, Kajari Sarolangun ini enggan menyebutkannya.

"Baru satu, nanti setelah pengembangan penyidikan ada peningkatan untuk tersangka lainnya, inisial jangan dulu lah," katanya

Diketahui, sebelumnya Kejari Sarolangun melakukan penggeledehan di Kantor Dinas Damkar. Hal itu dilakukan terkait pemeriksaan yang dilakukan BPK RI Perwakilan Jambi, terhadap laporan keuangan tahun 2017 yang menemukan kerugian negara yang timbul dari dinas pemadam kebakaran (Damkar) Sarolangun mencapai Rp1.03 milyar.

Saat itu, kasus tersebut terjadi pada Mantan Plt Dinas Damkar Sarolangun, (Tamrin), Bendaraha, dan PPTK.(*)

Baca: 10 Ribuan Warga di Merangin Belum Rekam e-KTP, Ini Cara Dukcapil Merangin Mensiasatinya

Baca: Jadwal Pendaftaran Mahasiswa Baru Universitas Terbuka 2019, Berikut Syarat Hingga Biaya Pendidikan

Baca: Persiapan Klenteng Leng San Keng di Kuala Tungkal, Malam Tahun Baru Imlek,Gelar Sembahyang Bersama

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved