Mengenal GSG-9 Pasukan Anti Teror yang Jadi Rujukan Sat 81 Kopassus, Unit Khusus Terbaik di Dunia

Kedua perwira tersebut dikirim untuk mengambil spesialisasi penanggulangan teror ke GSG-9 (Grenzschutzgruppe-9) Jerman

Mengenal GSG-9 Pasukan Anti Teror yang Jadi Rujukan Sat 81 Kopassus, Unit Khusus Terbaik di Dunia
IST
GSG-9 

Para pembajak asal Palestina yang kemudian mengalihkan pesawat Boeing 737 itu ke beberapa lokasi di Timur Tengah dan menuntut pemerintah Jerman membebaskan anggota Faksi Tentara Merah yang dipenjara.

Baca: Baru Datang Beberapa Personel, Denjaka sudah Habisi Perompak Somalia, Kayak Film Captain Phillips

Baca: Lihai Mengilas Musuh di Udara, Sat Bravo 90 TNI AU Ternyata Juga Ganas Terhadap Musuh di Darat

 

Dalam pengalihan penerbangan selama empat hari, pembajak membunuh kapten pilot Juergen Schumann di Aden, Yaman.

Selanjutnya, para pembajak mendaratkan pesawat itu di Mogadishu, Somalia untuk menunggu anggota Faksi Tentara Merah yang akan ditukarkan.

Tanpa diketahui para pembajak, pasukan GSG 9 diam-diam diberangkatkan ke Mogadishu untuk membebaskan para sandera.

Di malam hari antara 17-18 Oktober 1977 pasukan ranger Somalia membuat sebuah gerakan untuk mengalihkan perhatian pembajak.

Di saat itulah pasukan GSG 9 menyerbu pesawat.

Operasi tersebut berlangsung hanya tujuh menit dan berakhir dengan dibebaskannya hampir semua penumpang dan kru pesawat.

Sementara tiga pembajak tewas dan satu lainnya terluka parah.

Korban lain adalah satu anggota GSG 9 dan seorang kru kabin.

Aksi gemilang GSG 9 itu langsung mendapat pujian dunia internasional karena melakukan penyerbuan ke dalam kabin pesawat terbang dianggap sebagai salah satu operasi militer paling sulit.

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved