Ukurannya Hanya 3 cm Tapi Bisa Bunuh Manusia, Ini 5 Fakta di Balik Serangan Tawon Ndas

TRIBUNJAMBI.COM - Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, tujuh warga meninggal dunia akibat sengatan tawon

Ukurannya Hanya 3 cm Tapi Bisa Bunuh Manusia, Ini 5 Fakta di Balik Serangan Tawon Ndas
Judy Gallagher via Wikimedia Commons
Tawon Vespa affinis(Judy Gallagher via Wikimedia Commons) 

TRIBUNJAMBI.COM - Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, tujuh warga meninggal dunia akibat sengatan tawon jenis Vespa Affinis atau sering disebut tawon ndas.

Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Klaten Nur Khodik menjelaskan, jika tersengat tawon jenis ini harus segera mendapat penanganan medis dalam waktu 1x24 jam.

Upaya pemberantasan dan pencegahan terus dilakukan, salah satunya menggandeng para ahli untuk mensosialisasikan bahaya dari tawon ndas.

Berikut ini 5 fakta di balik serangan tawon ndas di Klaten:

1. Segera tangani secara medis bila tersengat tawon ndas

Sengatan tawon Vespa Affinis bisa menyebabkan kematian pada seseorang. Untuk itu, korban harus segera ditangani secara medis dalam waktu 1 x 24 jam.

Baca: Jadikan Hoax Sebagai Pekerjaan Rumah, Ini yang Dilakukan KPU

"Tawon ini sangat berbahaya. Sudah ada 7 warga yang meninggal karena sengatan tawon Vespa affinis. Dua warga pada tahun 2017 dan 5 orang warga tahun 2018," kata Nur Khodik, saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (11/1/2019).

Nur Khodik mengatakan, pihaknya telah memusnahkan ratusan sarang tawon Vespa Affinis. Pada 2017, sebanyak 217 sarang dan 207 sarang pada tahun 2018.

2. Pemusnahan sarang tawon dilakukan sore hari

Sarang tawon ndas diameternya mencapai sekitar 2 meter. Biasanya, sarang tersebut terdapat di pohon, batu, lemari dan atap rumah.

Halaman
123
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved