Viral Ali Kalora Pimpinan Teroris Poso, 3 Fakta Kekejamannya, Rekannya Tewas di Operasi Tinombala
Sosok Ali Kalora yang kontroversional menjadi perbincangan banyak pihak lantaran ia disebut-sebut sebagai pemimpin kelompok teroris Poso.
Setelah mengevakuasi kepala korban, Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mencoba menemukan bagian badan korban tersebut.
Baca: Ini 3 Kasus yang Menjadi Sorotan Masyarakat dan Diselesaikan Kejari Muarojambi
Polisi akhirnya menemukan tubuh korban agak jauh dari lokasi ditemukannya kepala.
2. Menembak 2 Anggota Polisi
Dua anggota polisi tertembak di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Senin (31/12/2018).
Penembak diduga dilakukan Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.
Diketahui identitas anggota tertembak yakni Bripka Andrew Maha Putra dan Bripda Baso.
Keduanya tengah membawa jenazah Ronal Batua alias Anang (39), warga sipil korban mutilasi di kawasan Desa Salubanga, Sausu, Parigi Moutong, Sulteng.
Baca: Manchester City vs Liverpool, LIVE RCTI Jumat (4/1) Pukul 03.00, The Reds Dibayangi Skor Buruk 5-0
Penembakan dilakukan saat salah seorang petugas hendak menyingkirkan kayu dan ranting pohon yang menghalangi jalan.
Kontak tembak aparat dengan kelompok teroris tak terhindarkan sehingga Bripka Andrew dan Bripda Baso terluka.
Baso yang membonceng Bripka Andrew turun membersihkan ranting tersebut guna membuka akses jalan.
Saat itulah, serangan datang dari kelompok yang diduga teroris.
Baca: PREDIKSI City vs Liverpool: 5 Faktor Ini Tak Berpihak Pada The Reds, Tonton di RCTI Pukul 03.00
“Setelah Bripda Baso turun dari kendaraan langsung di tembak dari arah belakang kiri (posisi ketinggian) dan mengenai bahu sebelah kiri dan bokong,” tutur Dedi.
Melihat temannya ditembaki, Bripka Andrew berupaya memberikan perlawanan dengan tembakan balasan.
Namun Bripka Andrew terlebih dulu terkena tembakan di bagian punggung sebelah kiri atas, dan punggung sebelah kanan serta kaki kanan hingga mengalami patah tulang.
Lebih lanjut, kata Dedi, polisi melawan dengan menembak balasan ke arah punggung gunung dan lereng gunung. Polisi berupaya mengejar pelaku penembakan.
Baca: Sniper SAS Inggris Dianggap Bau Kencur di Hadapan 7 Sniper Tersohor Ini, Ada Sniper Indonesia Lho