Breaking News:

Dara Cantik Ini Ingin Selamatkan Bumi, Begini Caranya

Menjelang akhir tahun biasanya kita merenungi tentang apa yang kita lakukan selama satu tahun yang telah terlewatkan.

Penulis: Nurlailis | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/aldino
Sri Agusti Ningsih 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Nurlailis

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menjelang akhir tahun biasanya kita merenungi tentang apa yang kita lakukan selama satu tahun yang telah terlewatkan.

Beberapa orang bahkan membuat perencanaan apa-apa saja yang dilakukan untuk tahun berikutnya atau yang biasa disebut bucket list.

Namun ada juga tidak memprioritaskan bucket list karena menganggap kita akan mendapat lebih dari apa yang kita rencanakan. Seperti yang dilakukan Sri Agusti Ningsih seorang penyiar radio di Jambi.

Menurutnya setiap tahun selalu ada hal yang tidak terduga sebelumnya seperti menjadi penyiar.

"Dari hal baik yang kita lakukan akan ada kebaikan pula yang kita dapatkan. Kalau rencana itu tidak diberangi dengan hal yang baik itu juga tidak akan menjadi hal baik ke diri sendiri," ungkapnya.

Saat ini ia wanita yang akrab disapa Cici ini mengatakan ingin membuat sesuatu hal yang bermanfaat untuk orang lain dan makhluk hidup lainnya. Projek ini ia beri nama market scraf.

"Projek ini intinya mengkampanyekan untuk bebas plastik dan sedotan untuk menyelamatkan bumi. Karena impian aku ingin jadi bermanfaat buat orang banyak. Make a good style for protect the earth and be useful for all living things," paparnya.

"Aku ingin membuat good style yang simple dan bermanfaat untuk lingkungan. Menurutku lakukan dulu hal baik maka hal baik akan datang pada diri. Kalau melakukan hal baik bisa lebih dari apa yang direncanakan," tambahnya.

Baca: Video: Detik-detik Keributan Dalam Pesawat Garuda Jakarta-Hong Kong, Pilot Usir Perempuan Mabuk

Baca: Tahun 2019, DKP Jambi Fokus Garap Perda Rencana Donasi Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil

Baca: 10 Caleg di Jambi Jadi Tersangka, KPU Tunggu Sikap Parpol

Baca: Sambut Tahun Baru 2019 di Kota Jambi, Ada Pentas Seni di Tugu Keris Siginjai

Mengenai liburan, mahasiswa hukum internasional ini mengatakan lebih memilih liburan yang bukan hanya sekadar jalan-jalan namun juga ada yang bisa dibawa pulang. Juga pergi bersama siapa menjadi penentu asik tidaknya suatu liburan.

"Liburan juga tidak melulu tentang belanja karena liburan itu mau menyegarkan pikiran kalau berbelanja justru membuat lebih stress lagi terlebih harus membelikan oleh-oleh. Tapi kalau merasa butuh ya beli kalau ngga ya udah," ucap dara berusia 21 tahun ini.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved