Sabtu, 25 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Masalah Sepele Jadi Pasal Serda JR dengan "Dingin" Tembak Mati Letkol Dono, Ini Kronologinya

Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Kristomei Sianturi akhirnya mengungkap hasil investasi terkait peristiwa penembakan Letkol TNI Dono

Editor: Nani Rachmaini
ISTIMEWAS TRIBUN-VIDEO
Letkol Dono Kuspriyanto korban penembakan di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (25/12/2018) malam. 

Masalah Sepele Jadi Pasal Serda JR dengan Tangan Dingin Tembak Mati Letkol Dono, Ini Kronologinya

TRIBUNJAMBI.COM - Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Kristomei Sianturi akhirnya mengungkap hasil investasi terkait peristiwa penembakan yang menewaskan anggota TNI.

Diketahui TNI AD Letkol Cpm Dono Kuspriyanto tewas di dalam mobilnya, di jalur busway.

Letkol Cpm Dono Kuspriyanto ditemukan tewas tertembak di dalam mobilnya di Jalan Jatinegara Barat Raya, Selasa (25/12/2018) malam.

Tersangka penembakan itu adalah seorang anggota TNI AU berinisial Serda JR.

Letkol Dono Kuspriyanto terakhir bertugas di Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI AD (Puspomad).

Baca: Ifan Seventeen Mengemis ke Followers-nya Agar Mengirimkan Foto Dylan Sahara, Ini Alasannya

Baca: Perilaku Aneh Buaya di Banten 30 Menit Sebelum Tsunami, Warga Melihatnya Berdiri dan Lakukan Ini

Baca: Terdengar 4 Kali Tembakan, Letkol TNI Dono Tewas di Mobilnya, Anggota TNI Serda JR Langsung Ditahan

Setelah menembak Letkol Dono, Serda JR disebut melarikan diri menggunakan ojek.

Ia pun meninggalkan sepeda motor yang ia kendarai di lokasi kejadian.

"Informasinya pelaku melarikan diri dengan menggunakan ojek."

"Itu pengakuan sementara dari pelaku. Detilnya kita akan pastikan lagi," ujar Kristomei.

Dari foto-foto yang beredar di media sosial, termasuk di akun resmi Infokomando, nomor polisi Yamaha NMax pelaku adalah B 4619 TSA.

Warga Mengaku Dengar Suara Tembakan Beberapa Kali Sebelum Temukan Letkol Dono, Anggota TNI AD Tewas di Jatinegara
Pemakaman Letkol Dono, Anggota TNI AD Tewas di Jatinegara (Kompas.com/Ryana Aryadita)

Kristomei mengatakan, peristiwa itu berawal dari serempetan antara kendaraan korban dan kendaraan pelaku yang berinisial Serda JR.

Serda JR yang tidak terima berusaha mengejar mobil yang dikendarai oleh Dono.

Serda JR, diketahui mengendarai sepeda motor Yamaha NMax berwarna hitam.

"Karena lalu lintas cukup padat dan kendaraan korban tidak bisa melaju cepat dan bisa dikejar oleh terduga pelaku," kata Kristomei dalam konferensi pers di Markas Kodam Jaya, Rabu (26/12/2018).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved