Dianggap Ancaman, Kopassus Pernah Diembargo Amerika, Pengamat: Jauh Lebih Baik dari Delta Force

Dianggap Ancaman, Kopassus Pernah Diembargo Amerika, Pengamat: Jauh Lebih Baik dari Delta Force

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase/TribunJambi.com/nationalinterest.org
Kopassus dan Delta Force 

Dianggap Ancaman, Kopassus Pernah Diembargo Amerika, Pengamat: Jauh Lebih Baik dari Delta Force

TRIBUNJAMBI.COM - Siapa yang tidak mengenal Pasukan Elite kepunyaan TNI AD ini. 

Terampil disegala medan, sampai buat musuh bertekuk lutut. Ternyata hal itu sampai bikin sebuah negara Adidaya menganggap Kopassus sebagai ancaman.

Negara adidaya itu ialah Amerika Serikat, ternyata Amerika pernah melakukan embargo terhadap Kopassus.

Embargo terhadap Kopassus TNI AD dilakukan karena dianggap, pasukan elite itu sebagai ancaman oleh negara yang dipimpin Donald Trump itu.

Baca Juga:

Pernah Embargo Kopassus, Menhan Amerika Serikat Pernah di Bikin Geleng-geleng Korps Baret Merah itu

Karena Aksi Kopassus Gigit Kepala Ular Sampai Putus, Netizen Amerika Sampai Kagum & Terheran-heran

Begini Tekanan Batin & Kondisi Penumpang Garuda yang Disandera Teroris Sebelum Kopassus Bertindak

Namun seiring melunaknya Amerika Serikat ke Kopassus, embargo itu dilepas dan bahkan Amerika mengajak Kopassus berlatih perang bersama.

Dikutip TribunJambi.com dari Tempo, Pengamat militer dari Universitas Padjajaran Muradi mengatakan, Amerika Serikat merupakan pihak yang paling dirugikan jika melakukan embargo terhadap Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat atau Kopassus.

"Justru Amerika yang rugi, karena pasukan khusus kita terbaik ketiga sedunia," kata Muradi kepada Tempo pada Rabu, 24 Januari 2018.

Delta Force (Pasukan Khusus andalan Amerika Serikat)
Delta Force (Pasukan Khusus andalan Amerika Serikat) (News.com.au)

Muradi mengatakan keahlian dan keterampilan pasukan Kopassus jika dibandingkan dengan Delta Force (pasukan khusus Amerika) jauh lebih baik.

"Mereka rugi menganggap Kopassus ancaman," ujarnya.

Walaupun secara sumber daya manusia Kopassus lebih terampil, Muradi mengatakan pasukan elite itu memiliki masalah terkait teknologi persenjataan.

"Amerika hanya unggul di pengembangan teknologi, yang membuat Kopassus tertinggal," ujarnya.

Kopassus
Kopassus (Tribunnews)

Menteri Pertahanan RI Ryamirzard Ryacudu menerima kunjungan Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis pada Selasa, 23 Januari 2018 silam.

Dalam pertemuan tersebut, embargo terhadap Kopassus juga menjadi topik yang dibahas oleh mereka.

Ryamirzard meminta James Mattis untuk mencabut embargo tersebut.

Embargo atau restriksi militer Amerika atas Indonesia terjadi dalam konteks masa lalu.

Amerika menganggap aparat TNI telah melakukan penyimpangan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), di antaranya berkaitan dengan kasus pembantaian di Santa Cruz, Dili, pada 1991.

Baca Juga:

Giliran Via Vallen Penuhi Panggilan Kepolisian Terkait Kosmetik Ilegal, Tampilannya Jadi Sorotan

Jauh Sebelum Ada OTT, Zumi Zola Sempat Terkejut Menerima Telepon KPK Saat Masih Jadi Gubernur Jambi

Hadirkan Paket Nelpon Sepuasnya ke Sesama dan 250 menit ke Operator lain Cuma Rp 40 Ribu

Embargo dilakukan hanya pada persenjataan yang membunuh.

Saat itu, Amerika meminta akuntabilitas pemerintah dalam masalah Timor Timur dan kasus Timika yang menyebabkan salah satu warga Amerika tewas.

Dalam momen sama pula say Menteri Pertahanan Amrika Serikat, James Mattis dihadapkan dengan Kopassus.

James Mattis baru menyadari 'bahayanya' Kopassus. Bahaya yang dimaksud adalah, kekuatan dari pasukan elite TNI AD itu bila diterjunkan dalam perang.

Mattis menganggap kekuatan Kopassus sungguh besar. Dirinya melihat tangan kosong Kopassus saat berhadapan dengan lawan.

Dilansir dari daily Caller, Kalla itu James Mattis berkunjung ke negara-negara di Asia Tenggara untuk mempererat hubungan pertahanan antar negara.

Saat kunjungannya ke Jakarta, ia disambut oleh aksi Kopassus yang membuatnya geleng-geleng.

Jenderal Pentagon dan Debus Kopassus
Jenderal Pentagon dan Debus Kopassus (Kolase/Ist)

Di hadapannya, para Kopassus yang sudah terlatih menampilkan aksi-aksi mendebarkan.

Di antaranya adalah minum darah ular kobra hingga memutuskan kepala ular, berjalan di atas bara api dan memecahkan balok beton dengan kepala.

Hal tersebut rupanya tak biasa ia lihat di AS sehingga membuatnya kagum sekaligus keheranan.

Ia bahkan terlihat menyeringai sepanjang pertunjukan.

Ia disambut dengan tabuhan genderang, aksi-aksi debus dan puncaknya ia disuguhi dengan aksi para Kopassus yang ditulis Daily Caller dengan "mencengkeram kepala kobra, menggigit kepalanya dan meminum darahnya."

Baca Juga:

Sempat Viral Bayu Kumbara Pria Minang Nikahi Bule Cantik, Sudah Punya Anak, Wajahnya Bule Banget

10 Kabar Hoaks yang Bikin Gaduh di 2018, Mulai dari Ratna Sarumpaet Sampai Telur Plastik

Ini 10 Alasan Kenapa Banyak Pria Bule Suka Wanita Indonesia

Saat di pesawat menuju Vietnam ia mengutarakan kekagumannya; "Ular tadi! Kau lihat? Cara mereka memegang ular-ular itu lalu mempontang-pantingkan mereka hingga mereka kelelahan lalu meminum darahnya. Saat tentara bisa melakukan hal-hal seperti itu, mereka pasti bisa melakukan hal yang lebih besar."

Keahlian meminum darah ular berguna bagi para tentara untuk bertahan hidup di hutan dengan pasokan air dan makanan yang minim.

Aksi para Kopassus ini kemudian viral di antara netizen Amerika Serikat.

Netizen AS banyak membicarakan hal ini di media sosial dan membagikan berita sambutan debus tersebut.

Banyak dari mereka yang menganggap aksi tersebut sebagai hal yang mengagumkan karena tentara.

Atraksi Debus Kopassus
Atraksi Debus Kopassus (Capture/YouTube)

Indonesia dapat berjalan di atas api dan memecah balok baton dengan kepala.

Meminum darah ular juga mereka bicarakan sebagai hal yang manly alias cowok banget.

Walaupun begitu tentu saja ada kontra yang datang dari aktivis penyayang binatang yang menyebut aksi membunuh ular teresbut keji dan tak terlalu penting.

Selain menampilkan atraksi tersebut di atas, Kopassus juga memamerkan hasil latihan mereka dalam menghadang teror dan serangan.

Baca Juga:

Sempat Viral Bayu Kumbara Pria Minang Nikahi Bule Cantik, Sudah Punya Anak, Wajahnya Bule Banget

Uji Kelayakan Kotak Suara dari Kardus, Begini Cara KPU Provinsi Jambi Melakukannya

Apa Jadinya Tidak Berhubungan Intim Selama 2 Pekan, Ini Dampaknya Bagi Tubuh

Berikut Videonya yang viral di Luar Negeri;

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

IKUTI JUGA FANSPAGE TRIBUN JAMBI DI FACEBOOK:

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved