4 Hal yang Terlarang Dilakukan ke Organ Intim "Miss V" Wanita, Nekat Tanggung Sendiri Akibatnya

Banyak wanita yang tergoda untuk melakukan hal-hal tertentu di organ intimnya padahal bisa jadi akan berbahaya.

Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
Perawatan Miss V 

4 Hal yang Terlarang Dilakukan ke Organ Intim "Miss V" Wanita, Nekat Tanggung Sendiri Akibatnya

TRIBUNJAMBI.COM - Merawat organ intim kewanitaan bisa jadi susah-susah gampang.

Meski sebenarnya tak banyak perlu kita lakukan untuk merawat organ intim kita.

Tanpa perawatan khususpun organ intim wanita bisa mengurus dirinya sendiri.

Meskipun kenyataannya beberapa wanita masih saja bermain-main di bawah sana, atau sedikit merapikan dengan cara yang kreatif.

Banyak wanita yang tergoda untuk melakukan hal-hal tertentu di organ intimnya padahal bisa jadi akan berbahaya.

Baca: Bukti Cinta Tak Memandang Harta & Tahta, Koki Asal Magelang ini Nikahi Bule Cantik Asal Inggris

Baca: Dikumpul Selama 6 Tahun, Disdukcapil Tebo Musnahkan 9570 Lembar E-KTP Rusak

Baca: Sebelum Tenggelam, Ini Kata-kata Terakhir Korban Saat Ketemu Nenek Radja

Asap/uap panas

Organ intim sebaiknya tidak diuapi untuk membersihkannya.

Menurut Womens Health, mengasapi organ intim ketika kita dalam posisi duduk membuat kadar hormon kewanitaan hilang keseimbangan.

Bahkan pada kasus-kasus tertentu bisa membakar miss V.

Memakai krim

Menggunakan krim miss V atau supositoria untuk infeksi jamur sering dilakukan oleh orang-orang untuk mencoba.

Baca: Tragis, Satu Keluarga Terjebak Dirumah saat Terjadi Kebakaran, Semua Tewas Terpanggang di Samarinda

Baca: Pria Muntilan Nikahi Bule Inggris, Cantik dan Seksi, Yang Senang Kaum Jomblo

Baca: Angka Perceraian di Muarojambi Naik, Ini Alasan yang Mendominasi Gugatan yang Diajukan

Ada juga yang coba-cpba merawat organ intimnya dengan bawang putih atau minyak pohon teh karena terinspirasi oleh saran dan tips di internet.

Sejumlah wanita dikabarkan mengalami luka bakar di organ intimnya karena sembarangan memakai krim.

Memasukkan benda asing

Anda sudah tahu apa yang diizinkan masuk ke dalam organ intim.

Sebagai contoh tampon, jari, mainan sεks, organ intim pria, pelumas, pengendali kelahiran. Itu saja.

Sebagai catatan, mainan sεks sebelum digunakan harus dicuci bersih.

Sementara benda lain, seperti mentimun, pisang, atau perangkat dapur lain, sebaiknya singkirkan dari bagian pribadi wanita itu.

Meskipun dibersihkan, tapi tekstur benda tadi dapat menyebakan iritasi yang serius.

Pencucian organ intim

Produk-produk untuk pencucian miss V justru membuat organ intim wanita lebih rentan infeksi.

Baca: Kombatan OPM Paling Brutal Kelly Kwalik Tak Sadar Dikuntit, Panik & Kocar-kacir Disergap Tim Yon 33

Baca: 7 Anak Beranak Ini Tewas Terpanggang Api yang Melalap Rumah, Tetangga Tak Kuat Tahan Tangis

Sebab miss V dapat membersihkan dirinya sendiri, mempertahankan lingkungannya dengan pH seimbang sendiri, ini berkat bakteri lactobacillus yang ada di dalamnya.

Bila melakukan pencucian organ intim, maka Anda mengubah lingkungan yang biasanya asam menjadi netral dan menghambat Miss V melindungi dirinya sendiri.

Jika memang ingin lebih menyegarkan, gunakan saja sabun dan air, tapi hanya di luarnya saja.

Nah, itu tadi 4 hal yang jangan pernah dilakukan untuk organ intim kewanitaan.

Sehatkan Miss V

Untuk miss v yang terkena iritasi atau infeksi, berikut cara mencegahnya, dan mengatasinya:

1. Cairan Pewangi

Walau diiming-imingi khasiat bisa membuat miss v beraroma lebih baik, sebenarnya semprotan pewangi dapat mengganggu kadar pH Miss V, mengurangi keasaman, dan menimbulkan infeksi bakteri.

Jika Miss V memiliki bau yang kuat atau tidak menyenangkan, semprotan hanya akan menutupi baunya tanpa menyembuhkan masalah atau penyebabnya.

Selain itu, hindari juga penggunaan sabun yang keras atau pembersih Miss V karena bisa menyebabkan efek buruk yang sama.

Baca: Kombatan OPM Paling Brutal Kelly Kwalik Tak Sadar Dikuntit, Panik & Kocar-kacir Disergap Tim Yon 33

Baca: Pria Muntilan Nikahi Bule Inggris, Cantik dan Seksi, Yang Senang Kaum Jomblo

Baca: Harga Tiket Pesawat Jakarta - Bali Cuma Rp 249 Ribu, Promo Sriwijaya Travel Fair di Kemayoran

2. Asupan Bergizi
Makan makanan bergizi dan minum banyak cairan merupakan kunci kesehatan Miss V dan reproduksi.

Bahkan, makanan tertentu efektif mengobati masalah kesehatan Miss V.

Seperti, yoghurt yang membantu mencegah infeksi.

Dan, jika Anda mengalami kekeringan Miss V, tanyakan dokter apa yang sebaiknya dimakan sehingga dapat membantu pelumasan alami.

3. Gunakan Kondom
Menggunakan kondom saat berhubungan sεks membantu melindungi terhadap penyakit menular sεksual seperti HIV, herpes genital, sifilis, gonore, kutil kelamin, dan klamidia.

4. Pap Smear
Cek secara periodik ke dokter terbilang penting untuk mengetahui kondisi Miss V Anda, terutama jika sebelumnya ada keluhan.

Setiap perempuan harus sudah melakukannya di usia 21 atau bagi mereka yang sudah aktif berhubungan sεksual.

Perempuan yang sudah atau belum melahirkan juga disarankan melakukan pap smear, yang bisa mendeteksi perubahan sel-sel Miss V yang mungkin mengindikasikan adanya kanker.

5. Kenali Infeksi
Ada 3 jenis infeksi Miss V yang umum yaitu infeksi jamur, vaginosis bakteri, dan trikomoniasis.

Baca: Pria Muntilan Nikahi Bule Inggris, Cantik dan Seksi, Yang Senang Kaum Jomblo

Mengobati infeksi ini sangat penting karena jika tidak dilakukan akan menganggu kesehatan reproduksi di kemudian hari.

6. Pelumas
Pelumasan merupakan bagian penting saat melakukan hubungan sεksual.

Tanpa itu, kulit labia dan Miss V bisa mengalami iritasi dan lecet.

Pada beberapa perempuan Miss V mereka tidak menghasilkan pelumas alami secara cukup.

Sehingga harus menggunakan pelumas buatan untuk mengurangi gesekan dan iritasi.

Namun, kenali bahannya secara detail dan hati-hati dalam penggunaannya agar tidak menyebabkan infeksi.

7. Bahan Katun
Apa yang Anda kenakan dapat memengaruhi kesehatan Miss V.

Bahkan, beberapa jenis bahan kain dapat membuat Miss V terasa panas dan lembap, sehingga menyebabkan bakteri berlebih dan infeksi.

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

Pakailah celana dalam berbahan katun, mengurangi pemakaian celana ketat, langsung berganti pakaian olahraga yang basah dengan keringat secepat mungkin.

8. Cara Membasuh yang Benar
Setelah buang air besar (BAB), bersihkan bagian dubur dari arah depan ke belakang untuk menghindari kontaminasi bakteri dari Miss V.

Cara ini juga berfungsi menurunkan risiko infeksi kandung kemih.

9. Rajin Ganti Pembalut
Ganti pembalut secara teratur selama periode menstruasi.

Jangan gunakan pembalut atau panty liner untuk menyerap keputihan.

Setelah mengetahui 9 hal tadi, tentu sekarang Anda bisa mulai melakukannya, bukan?

(*)

TONTON VIDEO TERBARU KAMI FENOMENA ANEH DI BANJARNEGARA, TANDA-TANDA KIAMAT?

KUTI INSTAGRAM KAMI:

ARTIKEL 4 HAL TERLARANG SUDAH DIMUAT DI GRID, DENGAN JUDUL JANGAN PERNAH LAKUKAN....

Sumber asli Sehatkan Miss V: Noverita

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved