Breaking News:

Tragedi Bhopal 3 Desember, Ribuan Orang Tewas Menghirup Udara Pabrik, Gara-gara Ingin Berhemat. . .

Dilaporkan akibat kecelakaan tersebut langsung menewaskan ribuan jiwa dan melukai antara 150.000-600.000 lainnya.

Penulis: Dodi Sarjana | Editor: Nani Rachmaini
pixabay.com
Ilustrasi 

Hasil penyelidikan

Menurut hasil penyeledikan, penyebab bencana adalah dimasukkannya air ke dalam tangki-tangki berisi MIC.

Reaksi yang kemudian terjadi menghasilkan banyak gas beracun dan memaksa pengeluaran tekanan secara darurat.

Baca juga:

Ini Para Artis yang Hadiri Reuni Akbar 212 di Monas Hari Ini, Ada yang Selfie, Samakan dengan Umrah

Reuni 212 Aman dan Tertib, Iwan Fals Pengin Diulang 3 Kali Setahun, Kakek Unik Bawa Pesan Damai

5 Fakta Penting di Reuni 212 Tahun 2018, Mulai dari Kesulitan Anies Hingga Lagu Bohong

Ketika gasnya keluar, penggosok kimia yang seharusnya menetralisir gas tersebut ternyata sedang dimatikan untuk perbaikan.

Penyelidikan yang dilakukan menyatakan bahwa beberapa langkah keselamatan lainnya tidak dijalankan dan standar operasi di pabrik tersebut tidak sesuai dengan standar di pabrik Union Carbide lainnya.

Selain itu, ada kemungkinan langkah-langkah keselamatan tersebut dibiarkan sebagai bagian dari "prosedur penghematan" yang dilakukan perusahaan tersebut di pabrik itu.

Membilas pipa

Rangkuman dari beberapa sumber, menggambarkan saat para pekerja di pabrik kimia Union Carbide, Bhopal sedang membilas pipa dengan air bersih, air memasuki tangki berisi MIC, gas yang digunakan dalam produksi pestisida.

Baca juga:

Beauty Vlogger Suhay Salim Pilih Nikah di KUA, Pakai Baju Biasa Lagi, Cuma Kaos Dibalut Blazer

Pengikut Nabi Palsu Sensen Komara, Ajukan Surat Izin Kiblat Salat ke Timur, Kades Terkejut. . .

Ternyata Ini Sebabnya Ada 10 Juta Rumah Kosong di Jepang Tak Diminati, Padahal Bisa Gratis Lho

Air memicu reaksi kimia yang menyebabkan peningkatan tekanan di dalam tangki, memaksa pekerja membuka tangki agar tidak meledak. Akibatnya, pembukaan tangki malah membuat gas mematikan bervolume 40 metrik ton terlepas ke Bhopal diikuti gas lainnya seperti fosgen dan hidrogen sianida.

Gas tersebut yang membuat sekitar 5 ribu orang tewas seketika karena sesak napas, kemudian disusul puluhan ribu orang bertahun-tahun pasca peristiwa nahas itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved