Cara Menghitung Masa Subur Wanita, dan 3 Pertanda Pasangan Anda Sedang Ovulasi
Baru saja menikah dan ingin segera punya momongan? Khusus para wanita, kalian harus tahu betul masa-masa subur
TRIBUNJAMBI.COM - Baru saja menikah dan ingin segera punya momongan?
Khusus para wanita, kalian harus tahu betul masa-masa subur kalian jatuh pada tanggal berapa.
Untuk menghitungnya diperlukan perkiraan masa menstruasi, dan kecenderungan sperma dan sel telur.
Ilmu pengetahuan menghitung masa subur ini didasarkan masa subur atau saat ovulasi terjadi pada hari ke 14 dari menstruasi yang akan datang.
Kemudian dikurangi 2 hari karena sperma dapat hidup selama 48 jam setelah ejakulasi.
Lalu ditambahkan 2 hari karena sel telur dapat hidup 24 jam setelah ovulasi.
Baca juga:
Ternyata Ini Sebabnya Ada 10 Juta Rumah Kosong di Jepang Tak Diminati, Padahal Bisa Gratis Lho
Manfaatkan Kontainer Bekas Jadi Ruangan, di Thailand Jadi Ruang Kelas
Jeruk Nipis Memiliki Banyak Manfaat, Tapi Juga Punya Efek Samping, Ada 7 yang Patut Diketahui
Untuk lebih memastikannya, kamu harus tahu 3 ciri-ciri berikut ini.
Berikut 3 tanda spesifik yang terjadi saat wanita sedang ovulasi yang TribunStyle kutip dari Nakita.
1. Perubahan cairan serviks
Cairan serviks berwarna "putih telur" adalah tanda bahwa wanita sedang berovulasi.
Baca juga:
Calum Scott Penyanyi Inggris Ini Ngamen di Pernikahan Crazy Rich Surabayan, Ini Profilnya. . .
Inilah Pidato Prabowo Subianto dan Anies Baswedan di Panggung Aksi 212 Tahun 2018
Ini Para Artis yang Hadiri Reuni Akbar 212 di Monas Hari Ini, Ada yang Selfie, Samakan dengan Umrah
Namun, lagi lagi setiap wanita dapat memiliki jenis cairan serviksnya sendiri.
Bahwa tidak semua cairan serviks terlihat sama.
Ovulasi biasanya terjadi pada hari jumlah cairan berwarna "putih telur" terbanyak.
Ada produk yang tersedia untuk membantu meningkatkan produksi cairan serviks jika itu adalah masalah.
2. Perubahan suhu tubuh basal