Zulkifli Nurdin Gendong Anak Zumi Zola, Sherrin Tharia Ungkapkan Kesedihan Wafatnya Sang Mertua

Tak hanya mendampingi jenazah Zulkifli Nurdin sejak diterbangkan dari Jakarta hingga ke Jambi, Sherrin juga mengunggah momen kebersamaan putranya

Zulkifli Nurdin Gendong Anak Zumi Zola, Sherrin Tharia Ungkapkan Kesedihan Wafatnya Sang Mertua
TribunJambi/HanifBurhani
Keluarga besar Zulkifli Nurdin saat berada di rumah duka 

Sempat mencalonkan menjadi anggota DPR RI, Zulkifli Nurdin kemudian mencalonkan diri menjadi Gubernur.

Baca: Fenomena Langit Akhir Tahun, Ada 120 Meteor per Jam Terlihat, Catat Tanggal dan Jamnya

Selama dua periode Zulkifli Nurdin menjadi Gubernur Jambi.

Zulkifli Nurdin dikenal sebagai sosok yang dermawan.

Mewarisi sifat ayahnya yang juga sosok dermawan, Zulkifli Nurdin merupakan sosok yang selalu membantu orang yang membutuhkan.

Contohnya saat Idul Fitri atau Idul Adha rumah Zulkifli Nurdin di Kampung Manggis selalu disambangi fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan.

Dan saat meninggal Rabu (28/11/2018) kemarin ucapan duka cita mengalir dari berbagai kalangan.

Seluruh warga Jambi merasa berduka dan kehilangan sosok yang sangat disegani ini.

Zulkifli Nurdin meninggalkan lima orang anak yakni Zumi Zola, Zumi Laza, Zumi Zovtan, Amalia Saslika Maharani, Amalia Azra Maharani, Zumisha Nudia Zaquita.

Zumi Zola Menangis

Zumi Zola terlihat terpukul dengan wafatnya Zulkifli Nurdin sang ayah.

Pria usia 38 tahun itu tampak menangis di dalam kubur, saat melafalkan azankan jenazah ayahnya.

Zumi Zola tak kuasa menahan tangis di dalam kubur sang ayah saat azankan jenazah ayahnya.

Dalam sambutannya, Zumi Zola menyampaikan terimakasih pada masyarakat Jambi yang telah mengantarkan jenazah ayahnya hingga ke tempat peristirahatan terkahir.

Dia mengatakan sebagai anak tertua berdoa supaya arwah almarhum diterima Allah SWT.

Selayaknya manusia tak luput dari kesalahan.

"Mohon maaf jika ada pergaulan dan tutur kata yang tidak sesuai," katanya.

Prosesi pemakaman Zulkifli Nurdin di pemakaman keluarga di Sukarejo
Prosesi pemakaman Zulkifli Nurdin di pemakaman keluarga di Sukarejo (TribunJambi/Aldino)

Zumi Zola pun juga tampak terlihat sangat sedih saat datang ke pemakaman sang ayah, suaranya bergetar saat disapa para pelayat dan juga saat di dalam kubur azankan jenazah Zulkifli Nurdin.

Handika Honggowongso sang pengacara menyebut Zumi terlihat sangat sedih.

Ironisnya, delapan hari lagi Zumi Zola akan menjalani siding vonis alias putusan di pengadilan tipikor, Jakarta.

“Beliau (Zumi Zola) sangat sedih sekali atas meninggalnya almarhum. Pada saat beliau ada masalah hukum, lalu ayahandanya meninggal. Tentu ini persoalan yang sangat berat bagi pak Zumi,” kata Handika.

Ketika ditanyakan apakah Zumi Zola sempat menemani ayahanda di saat-saat terakhir sebelum dipanggil Yang Maha Kuasa, Handika menyebut kliennya terus menemani sang ayah di saat-saat terakhirnya.

“Alhamdulillah atas izin pengadilan dan dukungan KPK, pak Zumi sudah mendampingi almarhum di saat-saat terakhir,” kata Handika.

Merakyat dan Ramah Pada Semua Orang

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi M Dianto sendiri mengatakan banyak jasa-jasa beliau untuk pembangunan Provinsi Jambi, kedekatan dengan masyarakat dan aparatur pemerintah.

"Beliau orang yang merakyat dan ramah pada semua orang," katanya.

Zulkifli Nurdin merupakan Gubernur Jambi dua periode. Ia menjabat sejak 3 Agustus 2005 – 3 Agustus 2010.

Zulkifli Nurdin wafat dan meninggalkan tujuh orang anak.

Di antaranya Zumi Zola, Zumi Laza, Zumi Zovtan, Amalia Saslika Maharani, Amalia Azra Maharani, Zumisha Nudia Zaquita.

Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved