Pembakaran Ekskavator PETI Merangin
Pemilik PETI Balas Dendam, Tahan Belasan Motor dan Bakar 1 Motor Milik Warga
Pelaku PETI dan pemilik alat berat menahan belasan sepeda motor warga yang datang ke lokasi kejadian untuk membakar alat berat.
Mendengar berita itu, Kapolsek Sungai Manau, Iptu Hilter Sinaga, ke lokasi hari ini.
Sementara itu, warga setempat bernama Adam mengatakan ada satu alat berat jenis ekskavator dibakar warga.
Katanya, warga setempat telah melarang adanya aktivitas PETI di daerah tersebut.
Meski ada larangan, pemilik PETI terus melakukan pengerukan dasar sungai untuk menambang emas.
"Iya, yang dibakar satu alat. Lokasinya di Sungai Arai, oleh masyarakat Dusun Baru Sakai," kata Adam.

Informasi yang dihimpun Tribunjambi.com, untuk mencapai lokasi kejadian, membutuhkan waktu cukup lama.
Bahkan, di lokasi tidak mendapatkan sinyal ponsel, maka dari itu informasi ini sedikit tersendat.
Menurut Adam, sebelum ada tindakan tegas tersebut, masyarakat sudah melaporkan dengan penegak hukum, yaitu Polres Merangin, dan Polsek Siau.
Meski sudah melapor, namun belum ada respon apa-apa, seolah ada pembiaran terhadap aktivitas ilegal tersebut.
"Warga sudah kesal, makanya dibakar," tuturnya.
TRIBUN JAMBI DI INSTAGRAM:
Baca: Isi Pidato Zumi Zola saat Pemakaman Sang Ayah, Zulkifli Nurdin, Ratu Munawaroh Menangis
Baca: Ayu Dewi Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Jenazah Ibunya Tiba di Rumah Duka, Begini Suasananya
Baca: Pengumuman Hasil SKD CPNS Kemenkumham Keluar Hari Ini, Buka Link Berikut Ini