Masuk Babak Baru, Pelaku Kasus Pria Dibunuh dan Dimasukkan dalam Tong Akhirnya Ditangkap

Kasus mayat yang ditemukan dalam drum plastik di Kawasan Industri Kembang Kuning masuk babak baru.

Masuk Babak Baru, Pelaku Kasus Pria Dibunuh dan Dimasukkan dalam Tong Akhirnya Ditangkap
Tribunnews
Temuan mayat dalam tong biru yang tertutup rapat. 

TRIBUNJAMBI.COM - Kasus mayat yang ditemukan dalam drum plastik di Kawasan Industri Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masuk babak baru.

Aparat kepolisian menangkap M Nurhadi, terduga pembunuh mantan jurnalis, Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi, yang jenazahnya Minggu (18/11/2018) lalu ditemukan di Bogor tersebut.

Nurhadi ditangkap di Kelurahan Bantargebang, Bekasi, Selasa (20/11/2018) siang.

"Pelaku ditangkap di cucian motor 'Omen' belakang Kelurahan Bantargebang, Kecamatan Bantargebang, Bekasi jam 14.30 WIB," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, melalui pesan singkat, Selasa malam.

Baca: Nonton TV Online Live Streaming Filipina Vs Thailand - Nasib Timnas Indonesia Ditentukan Disini

Baca: Penentuan Nasib Timnas Indonesia Malam Ini, Dalam Laga Filipina vs Thailand

Sebelumnya diberitakan TribunSolo.com, jenazah Dufi ditemukan di dalam sebuah drum yang berada di Kampung Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Bogor.

Kasubag Humas Polres Bogor, Ajun Komisaris Ita Puspita Lena, beberapa hari lalu mengatakan, mayat tersebut pertama kali ditemukan pemulung sampah di wilayah tersebut.

Ita menuturkan, pemulung sampah itu awalnya mengira isi drum tersebut adalah sampah.

"Namun setelah membuka, dia (pemulung sampah, Red) kaget karena melihat mayat di dalam drum itu," katanya.

Baca: Khawatir Dampak Kasus Khashoggi, Trump: Hubungan AS-Saudi Tetap Teguh

Baca: Tersangka Pembunuhan Ciktuti Lin Puspita Tertangkap di Jambi, Misteri Mayat Dalam Lemari

"Dia berteriak dan minta bantuan kepada warga sekitar," ucap Ita

Adapun menurut Kombes Pol Argo Yuwono, selain menangkap Nurhadi, polisi juga menemukan ponsel, kartu tanda penduduk (KTP), surat izin mengemudi (SIM), kartu ATM dan buku tabungan milik korban di tangan Nurhadi.

Petugas kepolisian membawa pelaku ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan.

"Saat ini pelaku dibawa ke Resmob PMJ (Polda Metro Jaya, Red) untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Argo. (Kompas.com/Kontributor Jakarta, David Oliver Purba)

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved