Terobosan Baru, Rumah Sakit Mataher akan Ada Taman Baca dan Jogging Track

Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher akan melakukan terobosan baru. Yakni membuat satu gedung sebagai taman baca di areal

Terobosan Baru, Rumah Sakit Mataher akan Ada Taman Baca dan Jogging Track
TRIBUNJAMBI/MAREZA SUTAN AJ
RSUD Raden Mattaher Jambi 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Fadly

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher akan melakukan terobosan baru. Yakni membuat satu gedung sebagai taman baca di areal rumah sakit.

Penambahan fasilitas ini dipersiapkan untuk menuju akreditasi RSUD yang mandiri pada 2019 mendatang. Untuk target pengoperasiannnya sendiri direncanakan pada awal 2019 mendatang.

Baca: RSUD Ahmad Ripin Undang Heri Perihal Klarifikasi

Plt Direktur Utama RSUD Raden Mattaher, Drg. Iwan Hendrawan melalui Kabag Umum dan Humas RSUD , Sofran menyampaikan taman baca ini telah mulai dibangun pada akhir September lalu, dan direncanakan rampung pembangunan gedung pada akhir Desember mendatang, "Fisik selesai pada Desember, namun pengoperasiannya kita target pada Januari sudah mulai bisa dinikmati pengunjung," jelasnya.

Untuk gedung ini Sofran menyebut akan mampu menampung 20 orang dalam situasi kondusif. Nantinya sesuai konsep taman baca yang santai, Sofran menyebut akan diisi dengan buku-buku yang ringan. "Konsepnya informal , jadi untuk awal pembukaan bisa kita isi dengan brosur, majalah dan buku kesehatan untuk pengunjung, sementara untuk rencana kerja sama suplai buku masih kita pelajari," ujarnya.

Baca: Dinsos Tak Punya Anggaran Untuk Keluarga Telantar

Baca: Kerinci Target 50 Medali

Diharapkan pihaknya, nanti taman bacaan ini dapat menjadi sarana positif bagi keluarga pasien yang akan mengunjungi sanak keluarganya di Rumash Sakit. "Karena kalau menunggu bisa di taman baca, selain itu ada juga fasilitas Wi-Fi gratis yang kita pasang disektar taman baca," ujarnya.

Sedangkan untuk lokasi sendiri Sofran menjelaskan dibangun pada kawasan kantin lama RSUD.

Untuk mengisi tenaga penggerak pada taman baca sendiri Sofran mengaku tidak akan melakukan perekrutan. Pihaknya akan menggunakan tenaga RSUD yang sudah tersedia sebelumnya. Bahkan juga dijajaki untuk Self Service bagi pelayanan pengunjung.

"Kita sedang jajaki juga nanti akan gunakan layanan self service jika memungkinkan," sampainya.

Selebihnya Sofran menyampaikan ini juga usaha bagi RSUD untuk menghadapi Nasional Akreditasi Rumah Sakit pada 2019 mendatang, "Ini merupakan fasilitas baru, di samping jogging track di RSUD yang tengah masuk tahap perencanaan," tandasnya.

Baca: Masih Rencana, Mobil Crane akan Dianggarkan Tahun 2019

Baca: Puluhan Ribu Kalong Melintas di Langit Desa Sekernan, Fenomena Apa?

Baca: FAJI Merangin Dicoret dari Porprov, Dedi Dirmanstias Bantah Ia Ketua FAJI

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved