Rupiah di Prediksi Akan Menguat Pada Akhir Tahun, Begini Alasannya

Presiden ASEAN International Business Shanti Rachmand Shamdasani mengungkapkan, nilai tukar rupiah atas dollar AS

Rupiah di Prediksi Akan Menguat Pada Akhir Tahun, Begini Alasannya
Malaymailonline
Kurs dolar terhadap rupiah 

TRIBUNJAMBI.COM - Presiden ASEAN International Business Shanti Rachmand Shamdasani mengungkapkan, nilai tukar rupiah atas dollar AS diprediksi berkisar antara Rp 14.700- Rp 15.000 pada akhir tahun 2018.

"Bisa di angka Rp 14.700-Rp 15.000 di akhir tahun ini, mungkin di kisaran 14.500 juga bisa," ujar Shanti pada konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Menurutnya, penguatan ini dipicu karena tingkat konsumsi masyarakat akan meningkat di akhir tahun menyambut liburan Natal dan tahun baru.

Baca: Kehebatan Kopassus Bikin Gentar Pasukan SAS Tentara Elit Inggris yang Ahli Serbuan Senyap

Baca: BI Proyeksikan Ekonomi Jambi Tumbuh 5,24 Persen di Triwulan IV

Selain itu, dimulainya kampanye untuk tahun politik 2019 juga menjadi pengaruh, karena akan banyak permintaan untuk atribut kampanye.

Lebih lanjut, Shanti menyarankan untuk masyarakat agar membantu perputaran uang ini dengan membelanjakan uang mereka.

"Tips untuk masyarakat belanjakan uang Anda. Justru karena tidak membelanjakan uang perputaran (uang) tidak akan terjadi," ujarnya.

Sementara itu untuk pemerintah, Shanti menyarankan agar mengatur pertukaran uang dengan membuat peraturan batas dollar AS yang bisa ditukar.

Baca: 4 Fakta Dibalik Oknum Polisi yang Tercyduk Pesta Sabu di Rumah Bandar Narkoba

"Pemerintah keluarkan peraturan dalam sehari dollar AS yang boleh ditukar (jumlahnya) sekian," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rupiah Diprediksi Menguat di Akhir Tahun, Ini Alasannya", https://ekonomi.kompas.com/read/2018/09/05/164807026/rupiah-diprediksi-menguat-di-akhir-tahun-ini-alasannya.
Penulis : Putri Syifa Nurfadilah
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved