Cerita Pembuat 'Kaus Raglan Jokowi' yang Ikut Pameran di Amerika Serikat 'Dulu Bokek Banget'
Masih ingat kehebohan yang terjadi di acara musik We The Fest (WTF) di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta, pada bulan
"Jadi aku suka kasih kaus polos, terus Mike gambarin, hasilnya bagus-bagus, kita bayar Rp 30 ribu gitu, buat di makan, ha ha ha..." cetus Olin sambil terus tertawa mengingat kejadian 10 tahun silam.
Dari sana, kemudian muncul ide untuk membuat desain karya Mike dalam produksi kaus yang lebih banyak.
"Kenapa enggak, kita bikin gambarnya di kertas, lalu kita cetak print di banyak kaus dan jual?" sebut perempuan yang kini juga bekerja sebagai arsitek itu.
"Lalu kita bertiga patungan untuk bikin usaha itu, Rp 4 juta modalnya waktu itu. Jadi masing-masing sejutaan lah modalnya," kata Olin.
Dari ide sederhana dan modal kecil di masa SMA itu, kini Monstore sudah berkembang menjadi salah satu kreator fesyen anak muda yang diakui di Tanah Air.
Buktinya, Monstore terpilih mewakili Indonesia bersama empat peserta lain di ajang pameran internasional Agenda Show 2018 di Long Beach, California, Amerika Serikat.
Monstore kini amat dikenal dengan kekhasan-nya dengan art clothing line, -dengan semangat memasukkan seni dalam kehidupan sehari-hari.
Olin menyebut, sebelumnya Monstore pernah masuk ke pasar Eropa dan Jepang, namun belum pernah ke AS.
"Jadi, sekarang kita seperti punya gol baru, achievement baru, mewakili Indonesia, dipilih oleh Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif)ke Amerika," ungkap Olin.