Pernah Dengar Bayi Masih Berusia 40 Hari Gak Boleh Dibawa Keluar Rumah, ini Penjelasannya

Wah, padahal Mama sudah bosan di rumah terus. Selain itu, Mama juga ingin mengajak si kecil jalan-jalan menemui keluarga atau teman-teman Mama.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
nakita
ilustrasi 

Bayi belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang sempurna, sehingga tubuh mereka belum mampu menjadi “benteng” yang kuat dan dapat melindungi mereka dari terpaan pelbagai hal yang tidak “ramah” di sekitar mereka, seperti polusi, asap rokok, dan bakteri penyakit.

Alasan #3. Perawatan bayi masih merepotkan.

Untuk bayi yang masih mendapatkan ASI eksklusif, mengajaknya keluar rumah bisa menjadi hal yang “merepotkan”.

Sebab jika sedang berada di tempat umum, tidak mudah untuk menyusui si kecil.

Sebab, tidak semua tempat umum sudah menyediakan ruang khusus untuk ibu menyusui.

Baca: Buaya di Sungai Citarum Bandung Belum Tertangkap, Upaya BKSDA Belum Buahkan Hasil

Padahal jika sesi menyusui terlambat, si kecil pun menjadi sangat rewel.

Belum lagi frekuensi BAK dan BAB bayi yang masih sangat tinggi, 10-12 kali sehari.

Selain harus membawa perlengkapan bayi yang sangat banyak, proses menggantikan popok di luar rumah menjadi “tantangan” tersendiri bagi para orangtua.

Itu sebabnya, bayi belum boleh keluar rumah sebelum 40 hari. Bagaimana dengan Mama? (Astrid)

Artikel ini telah tayang di posbelitung.co dengan judul Ini Alasan Bayi Baru Boleh Dibawa Bepergian Saat Umur 40 Hari Lebih, http://belitung.tribunnews.com/2016/01/06/ini-alasan-bayi-baru-boleh-dibawa-bepergian-saat-umur-40-hari-lebih?page=all

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved