Dinosaurus Berketombe? Ilmuwan Temukan Bukti pada Fosil Berusia Jutaan Tahun

Para ilmuwan yang mempelajari fosil bulu dinosaurus (microraptor,Beipiaosaurus, dan Sinornithosaurus) ini, menemukan keberadaan “gumpalan putih kecil”

Dinosaurus Berketombe? Ilmuwan Temukan Bukti pada Fosil Berusia Jutaan Tahun
national geographic
Fosil microraptor 

TRIBUNJAMBI.COM - Studi terbaru yang dipublikasikan pada jurnal Nature Communications mengungkapkan bahwa, sejak 125 juta  tahun yang lalu, burung-burung dan dinosaurus berbulu pun sudah memiliki ketombe.

Makhluk purba itu menggugurkan kulitnya dalam potongan-potongan kecil – tidak seperti reptil masa kini.

Para ilmuwan yang mempelajari fosil bulu dinosaurus (microraptor,Beipiaosaurus, dan Sinornithosaurus) ini, menemukan keberadaan “gumpalan putih kecil” di sana.

Mereka yakin, gumpalan itu merupakan ketombe, karena serpihan kulitnya persis sama dengan yang digugurkan hewan-hewan modern, serta manusia.

Para peneliti telah lama mempertanyakan bagaimana dinosaurus berbulu meluruhkan kulitnya. Sebab, jika melepaskan semua kulit seperti yang dilakukan reptil modern, itu akan menyulitkan mereka.

Penemuan baru ini menunjukkan bahwa menggugurkan kulit menjadi serpihan kecil, berevolusi bersamaan dengan munculnya bulu – tepat di sekitar pertengahan periode Jura (Jurrasic).

“Ada ledakan evolusi pada saat itu. Menarik mengetahui bahwa kulit burung dan dinosaurus berevolusi dengan cepat sebagai respons terhadap tumbuhnya bulu,” kata dr. Maria McNamara pemimpin penelitian dari University College Cork, Irlandia.

“Sel fosil diawetkan dengan detail yang luar biasa, sampai ke tingkat nano serat keratin. Yang luar biasa adalah bagaimana ketombe fosil hampir identik dengan burung modern,” tambahnya.

Meskipun begitu, ada perbedaan utama antara ketombe fosil dengan yang berasal dari burung modern.

Sel-sel kulit milik fosil, sebagian besar tidak mengandung lemak seperti pada burung modern.

Para ilmuwan mengatakan, ini menandakan bahwa makhluk purba itu tidak pernah merasakan kehangatan seperti burung masa kini. Juga karena dinosaurus berbulu tidak pernah terbang dalam waktu yang lama.

Editor: Teguh Suprayitno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved