Fasha Kunjungi Perajin Batik, Mereka Keluhkan 'Malam yang Dingin'

Calon Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengunjungi para perajin batik Jambi. Kunjungan itu berlangsung di Ulu Gedong,

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ

Baca: VIDEO: Polisi Cilik Meriahkan Pelaksanaan 02SN dan FLS2N Kabupaten Muarojambi

Tidak hanya itu, dia pun berharap agar ada penertiban terhadap penjualan batik yang mengaku batik Jambi, padahal bukan.

"Kami berharap kalau ada yang jual batik Jambi, harus produksi jambi. Itu supaya tidak mengecewakan konsumen," jelasnya.

Sementara itu, Nurjannah, perajin batik lain menyampaikan keluhannya. Dia mengeluhkan mahalnya jenis lilin malam dingin.

Menurutnya, jenis lilin tersebut sangat bagus, dan dapat tahan lebih lama. Namun, perlu modal awal yang besar.

"Bahan malam dingin sangat bagus. Makan biaya sedikit, tapi modal awal cukup besar," dia menyampaikan.

Menanggapi hal itu, Fasha menyampaikan akan turun tangan menyelesaikan masalah tersebut.

Mengenai SDM yang masih kurang, menurutnya para perajin batik akan diberi pelatihan lagi. Sejauh ini, sudah ada beberapa perajin mengikuti pelatihan di beberapa daerah.

Selain itu, disampaikannya, sejak beberapa waktu terakhir, batik Jambi telah dikenal di ranah nasional bahkan internasional.

Hal itu tidak lepas dari peran pemerintah selama ini untuk terus memperkenalkan batik Jambi. Itu juga dibenarkan oleh para perajin batik di sana.

Baca: VIDEO: 2.265 Botol Miras dan 244 Sachet Kondom Dimusnahkan Pada HUT Satpol PP Kota Jambi

Baca: GALERI FOTO: Hadirkan Fresh Look, Ini 4 Alternatif Ciptakan Nuansa Baru Hunian Anda dari Informa

Baca: VIDEO: Peringati Hari Kartini, Diler Mitsubishi Beri Banyak Promo

Menanggapi batik Jambi yang tidak produksi asli batik Jambi, dia meminta untuk mendata. Hal ini juga bertujuan agar citra batik Jambi semakin baik ke depannya.

"Kalau untuk (lilin) malam dingin itu, nanti kita proses lebih lanjut. Berapa yang dibutuhkan, nanti kita usahakan," dia menyampaikan.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved