Breaking News:

Parenting

Bocah Laki-laki Anda Gemar Main Boneka? Jangan Khawatir! Ikuti Tips Pengawasan Berikut

Jangan biarkan anak laki-laki bermain boneka, dia bisa jadi berprilaku seperti perempuan setelah besar. Mitos itu seperti sangat melekat

Tribunnews

Jadi, apa yang harus dilakukan?

Dilansir klikdokter.com, Rieke Saras menjelaskan, di tahun pertama kehidupannya, wajar bila anak ingin mencoba peran gender yang berbeda. Ini sangatlah normal, artinya mereka tertarik mengeksplorasi apa artinya menjadi anak laki-laki atau perempuan.

Karena itu, hendaknya orang tua tidak berasumsi bahwa anak laki-laki yang gemar main boneka akan selalu menyukai hal-hal "feminin", atau bahwa anak perempuan yang lebih senang dengan tokoh superhero ketimbang Barbie akan selalu menyukai hal-hal "maskulin".

Hindari memberikan hukuman atau cemoohan, jika anak lebih menyukai boneka ketimbang mobil-mobilan. Apabila anak tetap ingin bermain boneka, persiapkan diri mereka ketimbang melarang sama sekali.

Baca: Pembangunan Pamsimas Gunakan Dua Anggaran

Baca: Kasus Suap CPNS Kabupaten Sarolangun Masuk Analisa Akhir Penyidik Kejati

Baca: Honor Kegiatan Dihapus, Diganti Tunjangan Penghasilan Pegawai. ASN Mengeluh

"Misalnya: orang tua dapat memberitahu anak, dengan bahasa yang mudah dimengerti, reaksi apa yang mungkin akan mereka hadapi terkait hobi bermain boneka tersebut," jelas Rieke.

Jelaskan bahwa jika mereka tetap ingin bermain boneka, teman-temannya mungkin akan merasa tidak nyaman. Namun jika mereka tetap ingin bermain boneka, jangan melarangnya. Setidaknya mereka sudah paham dengan efek yang akan timbul. Dengan demikian, ketika teman-teman sebayanya menertawakan, mereka tidak akan merasa malu, canggung, atau sedih.

Lalu, kapan orang tua harus khawatir? Greene mengatakan, beberapa tanda ini dapat mengindikasikan adanya masalah identitas gender pada anak:

Halaman
123
Penulis: Fifi Suryani
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved