Kunci Utama Cegah Sakit Ginjal

Sudah saatnya masyarakat lebih cerdas untuk melakukan pencegahan penyakit, makan makanan yang seimbang, aman,

Editor: Suci Rahayu PK
ilustrasi ginjal 

TRIBUNJAMBI,COM, BANJARMASIN - Sudah saatnya masyarakat lebih cerdas untuk melakukan pencegahan penyakit, makan makanan yang seimbang, aman, higienes ,variatif dan sering melakukan pemeriksaan kesehatan. Tidak harus sakit saat berobat.

Penderita penyakit gagal ginjal yang telah melakukan cuci darah dan keluarga berkumpul pada seminar dan talkshow Ginjal dan Kesehatan Wanita, Minggu (11/3).

Wahyu Hardi Prasetiyo, SSTG,MPH,RD, Dietesuen RSUD Ulin Banjarmasin kepada BANJARMASINPOST.CO.ID memaparkan, penyakit ginjal kini jadi salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia.

Jumlah penderita penyakit ginjal diperkirakan terus meningkat dari tahun ke tahun. Kelainan pada organ ginjal ini muncul karena berbagai faktor seperti infeksi, tumor, kelainan bawaan, penyakit metabolik atau degeratif.

"Penyakit ginjal kronis biasanya menyerang perlahan dan seringkali didahului atau hasil dari komplikasi penyakit lain," jelasnya.

Data Indonesian Renal Registy (IRR), penyebab terbesar penyakit ginjal adalah diabetes 52 persen, hipertensi 24 persen, kelainan bawaan 6 persen, dan asam urat serta lupus masing-masing 1 persen.

Penyakit ginjal kronis ditandai gejala tekanan darah tinggi, perubahan frekuensi buang air kecil dalam sehari, adanya darah dalam urin, serta bengkak terutama pada kaki, pergelangan kaki, dan kelopak mata pada pagi hari.

Gejala lain dapat berupa lemah serta sulit tidur, kehilangan nafsu makan, sakit kepala, gatal, sesak, mual, dan muntah.

Risiko penyakit ginjal meningkat jika memiliki riwayat keluarga penyakit ginjal, kelahiran prematur, trauma di daerah abdomen 4dan jenis pernyakit tertentu seperti lupus, AIDS dan hepatitis C.

Baca: Ssssttt! Jangan Kombinasikan Makanan Ini saat Acara Resmi atau Kencan, Bikin Gampang Kentut

Baca: Siapkan Budget Segini Jika Ingin Gunakan Jasa Syahrini Untuk Endorse Produkmu, Tertarik?

Selain itu faktor risiko juga tinggi pada penderita diabetes, tekanan darah tinggi dan obesitas.

Mencegah dan mengendalikan penyakit ginjal kronik, Kementerian Kesehatan mengajak publik menerapkan perilaku cerdas. Gaya hidup cerdas yaitu cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin olahraga, diet seimbang, Istirahat cukup dan kelola stres.

Cek kesehatan rutin di antaranya kesehatan ginjal seperti pemeriksaan darah dan urin. Juga dapat dilakukan dengan memantau gula darah dan tekanan darah.

Enyahkan asap rokok; terpapar asap rokok dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi yang dapat memicu gagal ginjal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved