Warga Air Hangat Minta Pelebaran Drainase
Musim hujan jadi hal diragukan bagi pengguna jalan yang melalui jalan Desa Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur.
Penulis: hendri dede | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Musim hujan jadi hal diragukan bagi pengguna jalan yang melalui jalan Desa Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur. Termasuk beberapa desa yang ada di air hangat lainnya. Karena hujan deras mengguyur banjir selalu menggenangi jalan dengan membawa material batu dan lumpur di jalan.
Kondisi ini mengakibatkan jalan menjadi kumuh oleh lumpur, setiap hujan dan banjir melanda jalan ditimbun lumpur dan licin. Sehingga mengakibatkan pengguna jalan kewalahan melalui jalan tersebut karena licin.
Baca: 2018 Fokus Infrastruktur, Ini Kawasan di Sarolangun yang Dapat Perbaikan Jalan
Deka, seorang warga Desa Sungai Tutung, membenarkan banjir yang sering terjadi di jalan di Sungai Tutung, akibat dari hujan yang mengguyur. Setelah hujan, pasti jalan akan tertutup lumpur yang cukup tebal, sehingga jalan sulit dilalui.
"Sudah biasa setiap hujan banjir jalan pasti ditimbun lumpur, jalan jadi licin karenanya," ungkapnya.
Dikatakannya, banjir yang terjadi merupakan dampak dari meluapnya drainase di samping jalan. Kondisi ini diperparah dengan besarnya volume air dari anak sungai dari wilayah hutan Sungai Tutung yang turun ke desa Sungai Tutung yang terbilang rendah dari lokasi anak sungai.
"Jalan sering terendam, usai banjir tinggal lumpur. Tidak jarang pengguna jalan jatuh di lokasi jalan Sungai Tutung," sebutnya.
Kondisi yang sama juga diungkapkan warga lainnya. Seperti yang terjadi baru-baru ini, pascabanjir yang jalan desa Baru Sungai Tutung kecamatan Air hangat Timur, kejadian banjir terrjadi setiap musim hujan jalan dilapisi lumpur dampak pembukaan jalan arah ke pungut mudik menjadi sulit dilalui. "Ini sudah biasa terjadi, setiap tahunnya seperti ini. Kita berharap drainase dapat diperbesar untuk menampung arus air," katanya.
Baca: PPK Pemilu 2019 se-Kabupaten Merangin Dilantik
Baca: Pilkades Sarolangun - PNS dan Guru Berbondong-bondong Nyalon, Ini Komentar Bupati
Sekretaris Dinas PU Kabupaten kerinci Zuhri mengakui saluran air di kawasan tersebut mengecil karena sudah lama belum diperbaiki. Dia mengatakan dalam Musrenbang juga dibahas hal ini namun untuk pelajaran tentu dilakukan secara bertahap.
"Pembangunan sesuai dengan anggaran yang ada. Untuk Kecamata Air Hangat membuat saluran air di Sungai Tutung kecil, jadi butuh pelebaran. Kita upayakan tahun depan, karena untuk tahun ini belum ada anggaran," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/07032018_drainase_lumpur_20180307_165754.jpg)