Suka Jadi Tempat Nongkrong Hotman Paris dan Disebut-sebut di Instagram, Begini Nasib Kopi Johny!

Kamu pernah dengar Kopi Johny? Bagi penggemar pengacara nyentrik Hotman Paris tentu tak asing dengan kedai kopi satu ini.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Pengacara Hotman Paris Hutapea (kiri) bersama Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Kopi Johny, Sabtu (17/2/2018). 

Baca: Maia Estianty Mengaku saat di Pulau Dewata, Alasan Cerai dengan Ahmad Dhani

Baca: Putus Cinta dan Dengerin Lagu Galau Ternyata Ada 4 Manfaatnya, Disebut Sehat Buat Perasaan

Beberapa warga lainnya datang memang untuk ngopi. Ya, meskipun sesi ngopi itu juga sambil menyaksikan Hotman yang sibuk melayani tamu-tamu yang diundangnya.

Panji dan Agus, misalnya. Keduanya mengaku tinggal tak jauh dari lokasi tersebut dan memang sering berkunjung karena suka dengan Kopi Johny.

"Memang sih terasa tambah ramai (setelah banyak dibicarakan Hotman di Instagram)," kata Panji.

Keramaian ternyata tak berhenti di pagi hari saja, atau saat ada Hotman di sana.

Sebab, pengunjung tak henti-hentinya datang dan ratusan kopi disajikan setiap harinya.

Pada Sabtu dan Minggu serta libur nasional, kedai ini hanya buka dari Pukul 06.00 hingga 13.00 WIB.

Tak sedikit pula mereka yang datang setelah kedai tutup dan terpaksa tak kebagian ngopi.

Sedangkan pada hari kerja, Kopi Johny buka dari Pukul 06.00-18.00 WIB.

Efek Hotman Paris

Kedai Kopi Johny memiliki nama asli Kwang Koan. Namun, kedai ini justru lebih populer dengan nama pemiliknya, Johny Poluan. 

Pemilik Kopi Johny, Johny Poluan saat menyajikan kopi di kedainya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta. Kopi Johny belakangan banyak diperbincangkan setelah kerap disinggung oleh pengacara Hotman Paris di akun Instagramnya.
Pemilik Kopi Johny, Johny Poluan saat menyajikan kopi di kedainya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta. Kopi Johny belakangan banyak diperbincangkan setelah kerap disinggung oleh pengacara Hotman Paris di akun Instagramnya. (KOMPAS.com/Nabilla Tashandra)

Tulisan "Kopi Johny" pun terpampang besar-besar di sudut atas depan kedai tersebut.

Jika mencarinya di mesin pencari Google, Kopi Johny sebetulnya sudah banyak diberitakan dan dibincangkan sejak lama, karena kopinya yang khas dan dibuat dengan cara tradisional.

Baca: Setelah Bupati Romi Bertemu Pendemo, Akhirnya Muncul Usul Seperti Ini

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved