10 Kesalahan Dalam Penggunaan Kondom, Baca Disini Agar Tidak Keliru yang Berujung Penyakit

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) bahkan memperkirakan, kegagalan menggunakan kondom mencapai 18 persen.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
net
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebagian besar Papa atau Mama mungkin telah mengetahui penggunaan kondom.

Baca: Bukan Mobil Mewah dan Hartanya, Ternyata ini yang Dicemaskan Roro Fitria di Rumah Saat di Penjara

Meski begitu, ternyata tak sedikit dari mereka yang mengalami kegagalan dan berbuntut pada kehamilan atau penyakit kelamin tertentu. 

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) bahkan memperkirakan, kegagalan menggunakan kondom mencapai 18 persen. 

 
Agar tidak melakukan kesalahan lagi, simak ulasan mengenai kesalahan penggunaan kondom, seperti dikutip laman Health, Rabu (16/12/2015) berikut ini:

1. Jangan menunda-nunda

"Ada banyak sperma saat pra-ejakulasi," kata Asisten Professor Klinis Obstetri dan Ginekologi di Northwestern University, Lauren Streicher, MD.

Bahkan jika ia tidak ejakulasi, Anda masih berisiko menebar sperma sehingga menyebabkan kehamilan dan menularkan infeksi menular seksual.

Baca: Tersedak Duri Ikan, Jangan Coba Minum Air Matang ini Bila Tidak Ingin Berujung dengan Meninggal

"Berhenti menunda-nunda. Begitu Anda siap melakukannya, ambil dan gunakan kondom."

2. Tidak memeriksa kerusakan

Ini kesalahan pasangan yang sering terjadi.

Sekitar 83 persen wanita dan 75 persen pria ternyata tidak pernah memeriksa kondom sebelum digunakan, menurut studi dari Indiana University.

Baca: 38 Laporan Masuk ke BPOM, Ternyata Ini Alasan Albothyl Harus Ditarik dari Peredaran

"Pastikan kondom tidak terlihat usang, tidak lengket, berubah warna, atau rusak."

3. Bocor

Inilah kesalahan paling umum, setelah membuka bungkus kondom dan memeriksanya, tempatkan ujung gulungan pada ujung penis.

Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kebocoran.

Baca: Jadi Mualaf Sejak Remaja, Warga Keturunan Tionghoa ini Jadi Ojek Online Untuk Lakukan Hal ini

4. Lapisan dobel

Hal ini juga menjadi masalah.

"Bila Anda melapisinya dengan kondom lagi, maka hal ini dapat memicu kerusakan," jelas Dr Streicher.

Baca: Kisah Seorang Bocah yang Menggetarkan Hati dan Dicari Oleh Stefano Lilipaly

5. Terlalu cepat menarik

Peneliti dari Indiana University menemukan, antara 13,6 persen dan 44,7 persen individu langsung melepas kondom sebelum hubungan intim usai.

Tentu saja, hal ini menempatkan Anda pada risiko kehamilan dan infeksi menular seksual.

Baca: Doyan Makanan Pedas? Peneliti Sebut Makan Makanan Pedas Tiap Hari Kurangi Resiko Kematian

6. Membeli ukuran yang salah

"Selalu ada pria yang membeli kondom ekstra-besar, padahal dia tidak memiliki penis sebesar itu," kata Dr Streicher.

Maka itu, penting bagi Anda untuk bersikap realistis dan mencoba ukuran yang pas.

Baca: Komen di Akun Instagram Anaknya Azriel, Krisdayanti Malah Kena Nyinyirin Warganet

Jika kondom terlalu kecil, bisa rentan bocor.

Jika terlalu besar, maka tidak akan pas saat berhubungan seks. 

7. Lupa digunakan saat akan melakukan oral

"Walaupun Anda tidak bisa hamil hanya dengan seks oral, tapi Anda masih berisiko terkena infeksi menular seksual," kata Dr Streicher.

Ini berarti penggunaan kondom juga sangat penting.

Baca: Tahun Baru Imlek, Shio Kelinci Disebut Paling Beruntung di Tahun Anjing ini, Shio Lain Ada Juga Lho!

8. Menggunakan pelumas yang salah

Pelumas dapat menjadi tambahan yang bagus untuk pengalaman bercinta menggunakan kondom.

Tidak hanya itu, pelumas juga dapat membuat seks lebih menyenangkan dan membantu mencegah lateks robek.

Baca: GALERI FOTO: Gala Dinner Tahun Baru Imlek di Abadi Suite, Golden Ballroom Berlangsung Meriah

Namun, jika Anda memilih pelumas yang salah, bisa jadi bencana.

"Tidak semua pelumas cocok dengan kondom," kata Dr Streicher.

"Setiap produk berbasis minyak dapat menyebabkan turunnya kualitas kondom itu sendiri."

9. Menyimpannya tidak benar

Jangan menyimpan kondom di dompet.

Menurut Streicher, saat kondom terkena gesekan maka dapat menyebabkan lubang-lubang kecil, dan karetnya menjadi sama sekali tidak berguna.

Baca: FOTO: Perayaan Imlek, Gereja St Theresia Adakan Misa Syukur

Belum lagi panas tubuh dapat menurunkan kualitasnya.

Sebaliknya, pastikan menyimpan kondom di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari atau panas.

10. Jaga-jaga

"Setiap kali ada kontak kulit ke kulit, Anda harus benar-benar menggunakan kondom," tandas Dr Streicher.

Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Nakita.grid.id dengan judul Pantesan Kebobolan! Ini 10 Kesalahan Penggunaan Kondom yang Sering Dilakukan.

Baca: Doyan Makanan Pedas? Peneliti Sebut Makan Makanan Pedas Tiap Hari Kurangi Resiko Kematian

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved