11 Poin Kronologi Meninggalnya Budi, Guru yang Tewas di Tangan Siswa 'Pendekar'
Tragedi siswa menganiaya gurunya hingga tewas mengguncang dunia pendidikan Indonesia. Pertama kalinya di Jawa Timur bahkan di Indonesia
Baca: KPU Tanjab Barat Verifikasi Partai Gerindra
Tentu Budi tidak tinggal diam dan menegur murid yang ternyata anak seorang kepala pasar.
Namun peringatan sang guru tidak dihiraukan HI.
Ia justru semakin bersemangat mengganggu.
3. Keributan Akhirnya Pecah
Akhirnya Budi mengambil sikap dengan mencoret pipi MH menggunakan cat warna.
Tapi HI tidak terima dan sontak melepaskan bogem mentah.
Keonaran ini segera dilerai oleh sejumlah murid dan guru lainnya.
4. Luka yang Tertinggal
Keduanya kemudian dibawa ke ruang guru untuk menjelaskan duduk persoalan.
Surya.co id mendapatkan sebuah laporan yang membahas terkait kondisi Budi.
"Saat itu Kepsek tidak melihat adanya luka di tubuh dan wajah Pak Budi."
Jadi dipersilahkan, "Agar Pak Budi pulang duluan."
Baca: 4 Zodiak Ini Bakal Jatuh Cinta dan Punya Pasangan di Februari, Kamu Termasuk? Kalo Nggak, yang Tabah
"Kemudian Kepsek mendapat kabar dari pihak keluarga bahwa sesampainya di rumah, Pak Budi istirahat karena mengeluh sakit pada lehernya."
"Selang beberapa saat, Pak Budi kesakitan dan tidak sadarkan diri dan langsung dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo, Surabaya."
5. Beredar Selentingan Rumor
Beredar selentingan rumor, sebuah informasi menyebutkan saat Budi dalam perjalanan pulang, diduga dicegat HI. Namun, informasi ini masih misteri.
6. Akhirnya Menghembuskan Nafas Terakhir
Budi secara mengejutkan akhirnya meninggal dunia jam 9.40 malam.
Guru SMAN 1 Torjun, Sampang, Ahmad Budi Cahyono semasa hidupnya. (surya/istimewa)
7. Masih Berstatus Honorer
Ternyata, Budi merupakan guru yang masih berstatus honorer dengan gaji Rp 400.000 sebulan.
8. Mengajar Seni Rupa
Sang guru yang mengajar di SMAN 1 Torjun, Sampang, Madura, mengajar mata pelajaran Seni Rupa di kelas 9 tentang seni lukis.
Kendati demikian Budi juga jago bermain musik.
Baca: Tak Tahan Dibully Setelah Dituduh Mencuri HP Milik Gurunya, Remaja Ini Nekat Mengakhiri Hidup
10. Jadi Idola Para Siswa
Pak Guru muda ini dikenal jago bermain beberapa alat musik, termasuk biola, dan memiliki paras yang tampan.
"Dia guru idola para siswanya," ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur (Jatim), Saiful Rachman.
11. Kasus Ini Harus Dituntaskan
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Saiful Rachman. (surabaya.tribunnews.com/sylvianita widyawati)
Dalam cuitan di akun Twitter pribadi, Saiful Rachman bertekat akan menuntaskan kasus penganiayaan siswa kepada gurunya di SMA Tarjon, Sampang.
Baginya ini persoalan sangat serius dan harus ditindaklanjuti secara hukum.
Sang Kepala Dindik Jatim juga mencolek akun resmi Kemendikbud RI serta Pemprov Jatim di Twitter. (Grid.ID)