Isi Tausiyah di Jambi, Berapa Tarif Ceramah Ustaz Abdul Somad? Apa Saja Fasilitasnya?

Ustaz Abdul Somad, Lc, MA bakal memberikan ceramahnya di Jambi tanggal 29-31 Januari 2018.

Editor: bandot

Ustadz Somad mengaku enggan dikontrak stasiun televisi karena dirinya tak suka diatur-atur dalam ceraham.

Terlebih lagi harus di-makeup pihak tertentu.

"Tapi, kalau saya dikontrak, pakai pakaian begini, harus di-makeup oleh bencong, nanti tangannya harus begini, begini, aku tak bisa dibuat-buat gayanya. Kalau kalian mau ikut gayaku, ikut aku. Tak mau? Ya, usah. cari yang lain."(*)

Tarif

Lalu, berapa banyak uang harus dikelurkan untuk mengundang Ustadz Somad ceramah pada HUT MPR?

Belum diketahui hingga kini.

Soal tarif, alumnus Daar al-Hadits Al-Hassania Institute, Kerajaan Maroko dan Al Azhar, Mesir tersebut tak mematok.

Setidaknya hal itu diakui pemilik akun Ahmad Sofyan Sauri dan mengaku berasal dari Cimahi, Jawa Barat.

Ceritanya, dia yang mengaku pedagang grosiran di Cimahi mencoba mengundang Ustadz Somad ceramah di Masjid Nurul Falah, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi.

Sang ustadz pun telah mengonfirmasi akan hadir, tepatnya pada Juli 2018.

Sebagai imbalan dari jamaah yang akan mendengarkan ceramah atau yang
mengundang, biaya akomodasi dan transportasi ditanggung, serta tak ketinggalan uang honor.

Jamaah telah mengumpulkan Rp 50 juta.
.
"Tapi beiau tetap tak bergumam.. dan beliau berkata ‘Saya tidak mencari uang.
Saya akan datang insya Allah pada tgl tersebut.. tanpa meminta imbalan’. ALLAHU AKBAR," demikian ditulis pemilik akun Ahmad Sofyan Sauri.

Selengkapnya, berikut tulisan status dia pada Facebook.

“Saya Ahmad Sofyan Sauri pedagang grosir di kota Cimahi. Beberapa kali saya mencoba mengundang Ustad Abdul Somad untuk datang memberi ceramah di masjid kami yaitu Masjid Nurul Falah kelurahan Cibabat kecamatan Cimahi Utara kota Cimahi…

Tapi ustad tawadhu ini memberi jadwal yaitu pada bulan Juli 2018, padahal saya telah memberikan iming-iming kepada beliau tentang fasilitas yang akan beliau dapat.. selain akomodasi dan uang tunai sedikitnya yang telah kami kumpulkan Rp 50jt..

Tapi beiau tetap tak bergumam.. dan beliau berkata ‘Saya tidak mencari uang. Saya akan datang insya Allah pada tgl tersebut.. tanpa meminta imbalan’. ALLAHU AKBAR.”

Sebelumnya, di mimbar, Ustadz Somad juga bicara soal bayaran.

"Apakah pihak Ustadz Somad menentukan nominal tarif untuk undangan ceramah?"

Demikian pertanyaan yang ditulis seseorang pada selembar kertas yang dibacakan Ustadz Somad di hadapan para jamaah saat menghadiri undangan organisasi kemasyarakatan Islam.

Keterangan dari jamaah yang undang UAS
Keterangan dari jamaah yang undang UAS ()

Lalu apa jawaban Ustadz Somad?
"Sampai sekarang, belum lagi. Sebelum saya tentukan (tarif) ini, undanglah. Tapi kalau saya sudah tentukan (tarif), payahlah yang ngundang," kata dia disambut tawa jamaah.

Hingga saat ini, dia mengaku tak pernah memasang tarif saat diundang.
Dirinya malah senang ketika banyak yang mengundang.

Selanjutnya, ada juga pertanyaan yang sepertinya bukaan dari jamaah di hadapannya, saat itu.

Pertanyaannya adalah soal fasilitas ketika diundang.

"Ustadz Somad, katanya kalau penceramah ini diundang minta tiket pesawatnya 3, harus kelas eksekutif, harus Garuda, Lion tak mau karena delay," demikian pertanyaan itu yang keluar langsung dari mulutnya.

Lalu dijawab dia, "Saya ndak. Mau aja orang mengundang kita menyampaikan ayat-ayat Allah ini, alhamdulillah. Mestinya kita yang datang. Lalu dia bawa kita. Mestinya saya datang ke rumah ini, tapi kemudian diundang keluarga besar Hidayatullah, alhamdulillah."

Pada kesempatan itu, Ustadz Somad menyindir sebagian dai yang dikontrak stasiun televisi.

Berbeda dengan dirinya yang hingga kini memilih tak masuk tivi.

"Insya Allah, saya tak masuk tivi. Ustadz Abdul Somad akan kami kontrak sekian episode. Aku tak mau kontrak, nanti saya jadi lelaki kontrakan," kata dia.
Lanjut, "Kalau kebetulan saya ke Jakarta, kalian mau ajak saya (ceramah) subuh karena subuh kosong, kalian jemput saya ke hotel, oke.

Ustadz Somad mengaku enggan dikontrak stasiun televisi karena dirinya tak suka diatur-atur dalam ceraham.

Terlebih lagi harus di-makeup pihak tertentu.

"Tapi, kalau saya dikontrak, pakai pakaian begini, harus di-makeup oleh bencong, nanti tangannya harus begini, begini, aku tak bisa dibuat-buat gayanya. Kalau kalian mau ikut gayaku, ikut aku. Tak mau? Ya, usah. cari yang lain."(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved