Yang Belum Punya Keturunan Laki-laki, Berikut Tips Mendapatkannya, Selamat Mencoba!

Untuk mendapatkan hasil maksimal dalam merencanakan jenis kelamin anak, terutama laki-laki, diperlukan teknik berhubungan intim yang sesuai.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
net
Ilustrasi 

Kondisi ini membuat sperma Y (pembawa sifat laki-laki) lebih cepat mencapai dan menembus dinding sel telur, sehingga anak yang akan lahir dari hubungan intim seperti ini kemungkinan 70% akan laki-laki.

Baca: Siap-siap yang Hobi Balap, Jambi Bakal Ada Sirkuit Permanen, Dokumen Hampir Selesai

4. Puasa sementara sebelum ovulasi

Untuk meningkatkan kualitas dan jumlah sperma, dianjurkan pria tidak melakukan hubungan intim sedikitnya tiga hari sebelum waktu ovulasi.

Dengan jumlah sperma yang lebih banyak, sehat, dan maksimal setiap mililiternya, diharapkan kecenderungan untuk memperoleh anak laki-laki akan lebih tinggi.

Puasa bertujuan juga untuk menghindari tertinggalnya sperma X (pembawa sifat perempuan) di sekitar rahim dari hubungan intim yang dilakukan beberapa hari sebelum masa ovulasi.

Baca: Tersangka Pembunuh Dera, Wanita Tanpa Busana yang Ditemukan Warga, Tertangkap

Apabila ada sperma X yang tertinggal di dalam rahim dan saat itu terjadi ovulasi, maka sperma langsung dapat membuahi sel telur dan anak yang akan lahir adalah perempuan.

Jadi, bila dilakukan puasa seks beberapa hari (misalnya lima hari) sebelum masa ovulasi, maka sperma Y memiliki peluang besar untuk membuahi sel telur.

Nah, itu tadi beberapa posisi berhubungan seks untuk mendapatkan anak laki-laki. Semoga bermanfaat. (Intisari)
 

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved