Dikira Kena AIDS, Tukang Pijat Cantik Ini Ditinggal Suaminya dan Dipecat, Padahal Dia Sakit Ini

Seorang tukang pijat baru-baru ini sangat terpukul setelah ditinggalkan oleh suaminya karena psoriasis di sekujur tubuhnya.

Editor: Suci Rahayu PK
The Nation/Asia News Network

Psoriasis ini membuat tubuh Arunsri dipenuhi luka dan ruam.

Orang-orang pun menilai tubuh Arunsri tidak sedap dipandang.

Dari sinilah Arunsri diskors dan dikeluarkan dari pekerjaannya.

Baca: Sering Makan Makanan Tak Lazim Ini dan Sebut Diet Unik, Nenek 78 Tahun Tetap Merasa Sehat

Parahnya lagi pelanggannya salah memahami kondisi Arunsri yang dituding menderita AIDS.

Para pelanggan pun tak mau lagi dilayani oleh Arunsri.

"Suami saya meninggalkan saya karena dia mendapati penyakit saya yang tidak dapat diterima," kata Arunsri yang menangis pada sebuah siaran TV.

Baca: Bayi Sering Menangis dengan Mata Melotot, Ibu Ini Pasang CCTV dan Syok saat Liat Ini!

"Saya ingin sembuh dan sembuh, jadi saya bisa kembali bekerja, saya harus mengurus kedua anak saya dan ibu saya, yang merawat mereka di Udon Thani."

Kondisi Arunsri (The Nation/Asia News Network)
Kondisi Arunsri (The Nation/Asia News Network) ()

Arunsri adalah satu-satunya orang yang mencari nafkah untuk ibu dan anak-anaknya.

Anak Arunsri diketahui masih berusia 12 tahun sembilan bulan.

Baca: Prihatin Dengan Angka Pelecehan Seksual di Sarolangun, Ketua TP PKK Bakal Lakukan Ini

Menganggur selama lima bulan, Arunsri kini tinggal dengan temannya di Bangkok, Thailand demi mengobati psoriasisnya.

Bhin mewawancarai Arunsri untuk sebuah episode TV-radio show, 'Hope: Prakaisaeng Haeng Kwamwang' (The Light of Hope) yang diselenggarakan oleh Government Lottery Office dan disiarkan di Royal Thai Army Radio and Channel 5.

Para sponsor memberi Arunsri 10.000 Baht atau sekitar 4 juta Rupiah, sekantong barang berisi kebutuhan pokok dan dua ember beras.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved