Parenting
Mengajari Anak Bertanggungjawab Tidak Bisa Instan, Simak Tipsnya Ala Novandri Berikut
Menanamkan sikap tanggung jawab pada diri anak tentu tidak dapat dilakukan secara instan. Perlu ekstra kesabaran dalam melatih
Penulis: Nurlailis | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menanamkan sikap tanggung jawab pada diri anak tentu tidak dapat dilakukan secara instan. Perlu ekstra kesabaran dalam melatih dan mengajarkannya sedikit demi sedikit.
Selain itu ada baiknya pula jika para orang tua melakukan hal ini sejak ia masih berada pada usia dini. Umumnya apa yang mereka dapatkan pada usia dini akan terus melekat pada pribadinya hingga ia beranjak dewasa kelak.
Novandri Luky menceritakan bagaimana ia menerapkan rasa tanggung jawab terhadap kedua anaknya Deva Hylmi P (13) dan Dani Satria D (11).
Baca: VIRAL - Wanita Ini Menyadap Nira Pohon Lontar, Seorang Bocah Laki-laki Terbaring di Tanah
“Anak-anak itu mulai masuk SD sudah diajarkan tanggung jawab mulai dari hal kecil. Mulai dari sepatunya, seragamnya, kalau pulang sekolah mereka yang membereskan sendiri,” ceritanya.
Untuk dirumah pun ia menceritakan kalau mau makan mereka membantu untuk menyiapkan meja makan. “Agar mereka tau rumah ini bisa bersih dan rapih bukan karena satu orang tapi karena ada banyak orang yang membantu membereskan,” ujar istri dari Letkol. Inf Denny Noviandi.

Kedua anaknya juga memiliki peliharaan yaitu kucing atas pemintaan mereka sendiri. Menurutnya hal itu adalah bentuk dari kasih sayang mereka kepada sesama makhluk hidup walaupun mereka laki-laki namun tetap memiliki sisi kelembutan.
“Untuk kucing mereka yang tanggung jawab mengurusnya. Mulai dari memandikan, memberi makan dan sebagainya. Kalau sudah bagus merawatnya saya juga tidak sungkan memberikan pujian. Reward itu tidak perlu barang tapi juga bisa berbentuk pujian,” ucapnya.
Walaupun kedua anaknya telah memiliki hp masing-masing ia tidak mempermasalahkan penggunaan pin atau finger scan untuk hp anaknya. “Saya tidak masalah mereka menggunakan pin atau finger scan dengan syarat sewaktu-waktu saya akan cek. Karena saya memberikan mereka tanggung jawab. Mereka bahkan memberitahu saya pin nya,” tuturnya.
Baca: Dikabarkan Dekat dengan Leonardo di Caprio, Ini Profil Camila Morrone, Usia Beda 23 Tahun
Baca: 5 Hal Sederhana Ini Bisa Ajarkan Anak Jadi Berani
Menempatkan Diri Sebagai Teman
Bercerita merupakan kebutuhan universal manusia baik anak-anak maupun orang dewasa. Bagi anak-anak cerita tidak sekedar memberi manfaat emosi namun juga membantu pertumbuhan mereka dalam berbagai aspek.
Kedua anaknya pun termasuk orang yang terbuka terhadap kegiatannya. Anaknya sering menceritakan tentang kegiatan sekolahnya, pelajarannya, teman-temannya dan lainnya sepulang sekolah. Sebagai orang tua tentu ia menanggapi dengan seksama.
