PO Bus AKAP Makin Sulit Mendapat Penumpang, Pilih Tutup Agen Perjalanan
Perusahaan Otobus (PO) Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sepanjang tahun 2017 semakin sulit mendapatkan penumpang,
Penulis: Niko Firmansyah | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Perusahaan Otobus (PO) Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sepanjang tahun 2017 semakin sulit mendapatkan penumpang, bahkan ada sebagian perusahaan jasa angkutan umum jalur darat itu menutup agen perjalanannya.
Kepala Perwakilan PO. Putera Remaja Jambi, Satria, Senin (1/1) mengatakan, melemahnya usaha jasa transportasi angkutan penumpang jalur darat ini dipicu berkembangnya rute flight (penerbangan) dari maskapai.
Selain banyak melebarkan sayapnya, dikatakannya harga tiket pesawat juga menjadi salah satu faktor utama yang membuat AKAP disisihkan calon penumpang.
Baca: Nasib Pegawai UPTD Pendidikan Pasca-dihapus, Sudirman: Pasti Semua Punya Posisi
"Sepanjang 2017 hampir tiada gairah akibat angkutan udara yang berkembang," katanya.
Ia mengatakan, belakangan ini penumpang semakin lama kian berkurang sejak harga tiket pesawat yang murah menyetarai tarif perjalanan jalur darat Jambi – Pulau Jawa ini.
”Penumpang merosot drastis sangat jauh semenjak tiket pesawat banyak menawarkan harga murah atau promo," katanya.
Berkurangnya jumlah penumpang ini menurutnya diperkirakan sekitar 80 persen atau dihitung dari jumlah penumpang sebelumnya perhari rata-rata 25 orang kini hanya sekitar belasan orang saja.
Menghindari kerugian bertambah banyak ia menambahkan pihaknya sebagian terpaksa menutup sebagian agennya seperti agen di Jakarta.
Selain menutup agen perjalanan diakuinya, pihaknya juga mengurangi tipe kelas bus yang ada.
Baca: Usai Panen Sawit dan Karet, Mereka Kebanyakan Beli ke Sini
Baca: Juga Dipasarkan Secara Online, Pasaran Perabot Ukir Jati Meningkat Hingga 35 Persen
”Dulu kita ada kelas Super Executive namun dengan kurangnya calon penumpang sudah ditiadakan lagi di 2017,” ujarnya.
Untuk harga tiket bus kelas executive ia menjelaskan pihaknya membandrol sekitar Rp 500 ribu dengan rute Jambi – Yogyakarta – Solo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/25122017-terminal-alam-barajo_20171225_162739.jpg)