'Usai Panen Sawit dan Karet, Mereka Kebanyakan Beli ke Sini'

Selama tahun 2017, peminat ukiran kayu Jati di Jambi meningkat sebesar 30 persen. Pemilik Toko Tini Mabel Ukir Jati Jepara,

'Usai Panen Sawit dan Karet, Mereka Kebanyakan Beli ke Sini'
TRIBUN JAMBI/NIKO FIRMANSYAH

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Selama tahun 2017, peminat ukiran kayu Jati di Jambi meningkat sebesar 30 persen.

Pemilik Toko Tini Mabel Ukir Jati Jepara, di kawasan Pal 5 Kota Jambi, Tini mengatakan paling banyak peminat atau pembeli di tempatnya berasal dari daerah Bahar dan Muara Sabak.

Bila dirinci ia menjelaskan sebesar 75 persen pembeli dari daerah dan 25 persen lagi pembeli yang berasal dari Kota Jambi.

Baca: Nasib Pegawai UPTD Pendidikan Pasca-dihapus, Sudirman: Pasti Semua Punya Posisi

"Karena di kota kalangan tertentu saja yang beli, kalau daerah didukung oleh petani sawit dan karet setelah panen kebanyakan mereka beli ke sini," ujarnya.

Selama di tahun 2017 dikatakannya peningkatan paling besar dirasakan pada saat momen-momen hari raya dan liburan.

"Saat hari tersebut bisa naik 10 persen penjualannya dibandingkan hari biasa," jelasnya.

Untuk harga ditempatnya, ia menjelaskan yang paling rendah dibanderol sebesar Rp 2,5 juta dan paling tinggi sebesar Rp 20 jutaan.

Untuk kayunya sendiri ia mengaku langsung didatangkan dari Jepara ,dan di tempatnya tersedia seperti kursi keluarga/kursi tamu, kursi tempa makan, lemari, dan tempat tidur.

"Paling banyak dibeli kursi, kalau lagi musim nikah juga banyak yang beli untuk isi kamar," tutupnya.

Baca: Lakalantas di Merangin Masih Cukup Tinggi, Minim Rambu Jalan Juga jadi Penyebab

Baca: Prosesi Berlangsung Haru, Beberapa Jam Sebelum Meninggal Wanita Ini Menikah dengan Kekasihnya

Penulis: Niko Firmansyah
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved