Warga Sekernan, Muarojambi yang Ingin Menikah Sebaiknya Daftar 10 Hari Sebelumnya, Ini Alasannya

Ada pasangan yang ditolak dalam penentuan hari di akad nikah karena terlalu mendesak dan mepet untuk melakukan pernikahan.

Warga Sekernan, Muarojambi yang Ingin Menikah Sebaiknya Daftar 10 Hari Sebelumnya, Ini Alasannya
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI
Penghulu di KUA Sekernan, Rafli 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Banyaknya jumlah warga yang hendak menikah di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, membuat pihak KUA meminta pengunduran waktu akad nikah yang diajukan oleh calon pengantin.

Pihak KUA Sekernan mengimbau kepada warga yang hendak menikah, untuk segera mendaftarkan dirinya minimal sepuluh hari kerja sebelum hari akad Nikah yang diinginkan.

Hal tersebut dismpaikan oleh Satu diantara Penghulu di KUA Sekernan, Rafli kepada TRIBUNJAMBI.COM, rabu (27/12).

Dia mengatakan Banyaknya masyarakat belum mengetahui proses pendaftaran pernikahan di KUA Sekernan ini sehingga banyak ditolak dalam pengajuan hari dan tanggal perkawinan Sebab mendaftar di dekat hari pernikahan.

Sesuai dengan undang undang perkawinan no 74, pendaftaran harus dilakukan minimal 10 hari masa kerja sebelum perkawinan," katanya Rafli.

Lebih lanjut Rafli mengatakan, ada beberapa pasangan yang ditolak dalam penentuan hari di akad nikah karena terlalu mendesak dan mepet untuk melakukan pernikahan.

Pasalnya sesuai dengan aturan dari undang undang no 74 masa kerja 10 hari ke sebelum pernikahan sehingga bisa memudahakan penghulu di KUA untuk memerisa berkas serta status calon pasangan suami istri serta di beri nasehat sebelum memulai perkawinan.

"Jumlah penghulu di KUA ini hanya 3 orang, dan tentunya hari yang sangat di minati oleh pengantin untuk melangsungkan akad Nikah yaitu jumat sabtu minggu. Hingga dalam sehari itu satu minggu setiap penghulu bisa sampai 5-7 kali menikahkan pasangan calon pengantin," Ungkapnya.

Di Kecamatan Sekernan desa terbanyak earganya melakukan pernikahan yakni desa Bukit Baling dan Suko Awin Jaya. "Disana jumlah warganya lebih banyak, sehingga jumalah angka pernikahannya juga cukup tinggi," ujarnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved